Breaking News:

Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Aaf : Pemeliharaan Rutin Peralatan Operasional Kebakaran Itu Sangat Penting

Pemeliharaan terhadap alat pemadam kebakaran, salah satunya Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) sangatlah penting.

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemeliharaan terhadap alat pemadam kebakaran, salah satunya Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) sangatlah penting.

Pemeliharaan yang cermat dan teratur terhadap peralatan operasional yang memiliki potensi bahan bakar, dan sumber penyalaan sangat diperlukan sehingga kerusakan peralatan tersebut dapat diketahui secara dini dan perbaikannya bisa dilakukan secara terencana.

Tidak hanya untuk memenuhi peraturan yang berlaku, namun juga berkenaan dengan kerugian yang diakibatkan apabila alat pemadam kebakaran tidak dapat bekerja secara optimal. Kerugian yang terjadi bukan hanya harta namun juga psikologi dan nyawa.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, bahwa potensi kebakaran di Kota Pekalongan masih tinggi.

Tercatat pada tahun 2020, insiden kebakaran yang terjadi di Kota Batik terjadi lebih dari 40 kali kasus kebakaran.

"Sementara, di awal tahun 2021 hingga awal Juni 2021 ini, insiden kebakaran di Kota Pekalongan sudah terjadi 10 kasus," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/6/2021).

Menurut Aaf, sapaan akrab Wali Kota Pekalongan, banyaknya peristiwa kebakaran di Kota Pekalongan ini disebabkan faktor korsleting listrik, lupa mematikan kompor ini, dan karena Putung rokok.

"Kami menekankan kepada masyarakat untuk perlunya meningkatkan kewaspadaan sejak dini."

"Kemudian, untuk petugas pemadam kebakaran saya berpesan untuk selalu melakukan pengecekan rutin terhadap alat pemadam kebakaran. Pasalnya, saya masih melihat beberapa alat pemadam kebakaran yang ada di perkantoran, pusat perbelanjaan, pom bensin, dan sebagainya sudah berkarat dan butuh perawatan rutin," ujarnya.

Aaf juga menekankan bahwa regulasi peraturan checking komplit APAR ini harus dilakukan secara berkelanjutan atau terus-menerus.

Disamping itu, pihaknya menilai sikap kewaspadaan dini terhadap kejadian-kejadian yang mungkin bisa menimbulkan potensi kebakaran di tengah masyarakat juga sangat perlu ditingkatkan.

"Tidak hanya itu, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas pemadam kebakaran yang disiplin dan cekatan di lapangan dalam menakhlukkan si jago merah perlu dilakukan."

"Kebakaran merupakan hal yang sangat tidak diinginkan, tidak mengenal waktu, tempat atau siapapun yang menjadi korbannya. Selain itu, penguatan SDM Damkar, koordinasi dengan para relawan dan stakeholder juga harus dilakukan melalui keikutsertaan sosialisasi dan pelatihan ini sangat penting. Kuncinya adalah antisipasi dini yang perlu ditegakkan dan disosialiasikan kepada masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa kebakaran," imbuhnya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved