Berita Kudus
Penanganan Covid-19, Pemkab Kudus Beli 20 Unit Stretcher Untuk Urai Antrean Pasien
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memprioritaskan pengadaan 20 unit brankar dorong (stretcher) untuk penanganan pasien Covid-19
Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memprioritaskan pengadaan 20 unit brankar dorong (stretcher) untuk penanganan pasien Covid-19.
Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan pengadaan stretcher itu akan menggunakan anggaran bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Anggaran bantuan dari BNPB sebesar Rp 1 miliar akan dipakai untuk yang urgent dulu. Misalnya saat ini kami butuh 20 stretcher," ujar dia, Sabtu (2/6/2021).
Hartopo menyebutkan, brankar dorong bisa dipakai untuk menangani pasien yang mengantre di depan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Sehingga pasien yang selama ini mengantre di dalam mobil untuk masuk ruangan IGD bisa terurai.
"Dengan tambahan stretcher ini harapannya tidak ada pasien yang menunggu di dalam mobil," katanya.
Sedangkan untuk kekurangan sarana dan prasarana lain pihaknya masih menghitung kebutuhannya.
"Untuk yang lainnya ini masih kami data semuanya," ujar dia.
Bersama TNI-Polri, pihaknya akan bersinergi untuk menekan laju lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus.
"Kami akan bersinergi penuh. Kami yakin upaya maksimal ini akan membuahkan hasil dengan angka Covid-19 yang menurun," ujarnya. (raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/greyfrf.jpg)