Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kasus 2 Bocah SD Maling Motor Beat Biru Berakhir Damai di Polsek Semarang Barat

Dua bocah cilik tersebut mencuri sepeda motor Beat warna putih strip biru pelat K3989AL milik pegawai babershop.

Tayang:
Istimewa
Dua bocah cilik pencuri sepeda motor karyawan babershop dimaafkan oleh korban. Proses Restoratif Justice berlangsung di Polsek Semarang Barat 

Penulis Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kasus pencurian yang dilakukan dua bocah cilik NDW dan SR di Barber Shop Dapper Jl. Kenconowungu Tengah 1  RT. 01 / 4 Karangayu Semarang berujung perdamaian.

Pada pemberitaan sebelumnya dua bocah cilik tersebut mencuri sepeda motor Beat warna putih strip biru pelat K3989AL milik pegawai babershop.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan perkara tersebut telah dilakukan restoratif justice.

"Restoratif justice ini dilakukan Jumat (4/6/2021) di ruang Kapolsek Semarang Barat," ujarnya dalam press rilis yang diterima Tribun Jateng, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya pada pertemuan tersebut  antara pihak korban dengan pihak  tersangka didapat hasil kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama. 

Kesepakatan  itu  juga disaksikan ibu dari kedua bocah yang merupakan pelaku.

"Kesepakatan itu antara lain pihak korban tidak akan menuntut hukum dan sudah memaafkan terhadap para tersangka serta menerima atas peristiwa yang terjadi terhadap korban," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan pihak tersangka telah mengakui perbuatannya dan minta maaf  atas perbuatan yang telah dilakukan terhadap korban.

"Pihak- pihak tersangka dengan didampingi orang tua berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama terhadap korban maupun terhadap pihak lain," ujar dia.

Sebelumnya, Dua bocil di Kota Semarang nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor di sebuah barbershop Jalan Kenconowungu Tengah, Karangayu, Semarang Barat, Kota Semarang

Dua bocil masing-masing berinisial N dan S. 

Mereka masih duduk di kelas 6 SD. 

Aksi nekat bocah di bawah umur tersebut terhitung rapi lantaran mampu membuat para karyawan kecolongan. 

Akibatnya motor Beat warna putih strip biru pelat K3989ALF raib berhasil digondol para bocil. 

"Kami tahu motor dicuri saat hendak buka barbershop sekira pukul 10.00 WIB," papar karyawan barbershop, Budi kepada Tribunjateng.com, Jumat (4/6/2021).

Aksi pencurian, kata dia, dilakukan pada Minggu (30/5/2021) sekira pukul 03.00.

Ketika itu tiga karyawan barbershop tengah terlelap tidur di lantai dua. 

Dia mengungkapkan, awalnya motor korban dipinjam keponakannya ke luar jalan-jalan.

Setelah itu motor ditaruh di tempat parkir depan barbershop. 

Pintu pagar tempat tersebut memang masih terbuka yang cukup untuk dilalui satu motor. 

Selepas itu keponakan korban naik ke lantai dua untuk beristirahat. 

"Para pelaku sudah mengamati lokasi kejadian, melihat keponakan korban naik ke lantai dua mereka masuk ke barbershop," ujarnya. 

Para pelaku sebenarnya hendak mengambil uang di mesin kasir. 

Sayangnya, mesin kasir sulit dibuka. 

Ibarat pepatah tak ada rotan, akar pun jadi, ternyata di samping mesin kasir ada kunci motor korban yang tergeletak. 

Gagal ambil uang, para pencuri bocil itu lantas mengambil kunci motor lalu mencurinya. 

"Mereka lincah saat mencuri bahkan kami tak mendengar suara mencurigakan," ungkapnya. 

Dia menuturkan, ketika hendak buka barbershop para karyawan geger. 

Mereka kaget ada kejadian motor hilang beserta kunci kontaknya. 

Korban sempat kebingungan karena motor itu milik istrinya yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Di lokasi tak ada cctv. 

Kami cek cctv di beberapa ruas jalan dekat lokasi juga tak terekam," terangnya. 

Tanpa berpikir panjang hari itu juga korban didampingi pemilik barbershop lekas melapor ke pihak kepolisian. 

Selang tiga hari kemudian,pelaku pencurian dapat terungkap, tepatnya pada Selasa (1/6/2021) siang. 

Proses pengungkapan pelaku pencuri motor juga terhitung unik lantaran karena tak sengaja. 

Awalnya ada seorang pedagang angkringan dekat barbershop melihat dua bocil mengendarai sepeda motor melintas di depan rumahnya. 

Pedagang tersebut merasa tak asing dengan motor yang dikendarai pelaku. 

Dia pun berinisiatif mefoto motor itu dan mengirimkan ke korban melalui whatsapp. 

Ternyata benar meski tanpa pelat nomor dan spion pemilik mudah mendeteksi motornya sebab ada ciri khusus berupa stiker dan goresan bekas terjatuh di bodi motor. 

Para bocil pencuri motor lantas diamankan oleh warga.

"Awalnya pelaku mengelak namun selepas diinterogasi warga akhirnya mau mengakui perbuatannya," katanya. 

Dia mengungkapkan, pelaku sudah tiga kali mencuri sepeda motor di wilayah Karangayu. 

Hanya saja kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan karena pelaku masih anak-anak.

Pelaku dihadapan warga mengaku ingin memiliki sepeda motor sehingga nekat mencuri. 

Motor hanya digunakan buat gaya-gaya agar keren bukan untuk dijual. 

"Korban sebenarnya ingin kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan namun  pelakus sudah melakukan aksinya berulang kali," katanya. 

Sementara itu, pedagang angkringan, Saiful menjelaskan, sempat curiga saat pelaku mengendarai motor mirip dengan milik  karyawan babershop yang belum lama hilang. 

Dia pun mengikuti pelaku dan memfoto motor tersebut saat pelaku berada di rumah temannya di wilayah Krobokan, Semarang Barat

Setelah korban mengkonfirmasi kebenaran kendaraan miliknya mereka lantas mengejar pelaku dengan membawa STNK dan BPKB. 

Sayang, ternyata korban lolos karena telah pergi dari wilayah Krobokan. 

Tak hilang akal mereka menyuruh teman pelaku agar kembali ke wilayah Krobokan. 

"Saat itulah kami tangkap pelaku," terangnya. 

Kasus pencurian motor oleh dua bocil ini ditangani oleh Polsek Semarang Barat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved