Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Berkontribusi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Perpusnas) menggelar Bimtek Strategi Pengembangan Perputakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi Layanan Perpustakaan di Hotel MG Setos Semarang.

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Peserta dan para mentor Bimtek Strategi Pengembangan Perputakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi Layanan Perpustakaan di Hotel MG Setos Semarang dari Rabu hingga Jumat (2-4/6/2021). 

penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggelar Bimtek Strategi Pengembangan Perputakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi Layanan Perpustakaan di Hotel MG Setos Semarang dari Rabu hingga Jumat (2-4/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut, pengelola perpustakaan desa dan perpustakaan daerah dituntut mengembangkan perpustakaan.

Tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga muatan lokal yang tujuannya meningkatkan sumber daya warga sekitar sehingga berimplikasi terhadap kesejahteraannya.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas mendukung gerakan tersebut dengan meluncurkan program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan atau Arpusda Provinsi Jawa Tengah, Prijo Anggoro BR menuturkan transformasi perpustakaan merupakan keniscayaan.

 Maka, satu upaya penting adalah mengubah paradigma perpustakaan dari gudang buku menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi.

"Ketika kita tahu kita punya kemampuan. Ketika kita punya kemampuan kita punya daya jual. Maka kita akan diperhitungkan orang karena SDM kita berkembang," kata Prijo.

Transformasi perpustakaan memiliki peran signifikan meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga mereka mampu mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik.

Peran perpustakaan harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat.

"Melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan pelatihan, workshop, pendampingan kegiatan yang bernilai ekonomis. Sehingga semua kalangan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan lebih sejahtera," ucap pria kelahiran Purwokerto Banyumas ini.

Selain menyediakan sumber-sumber bacaan informasi dan pengetahuan, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan untuk pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat.

Dengan mengedukasi diri melalui bimtek tersebut para pengelola perpustakaan yang tersebar di bebagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah mampu mengaplikasikan pengetahuannya ke masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Disarpusda Jateng, Prambudi Traju Trisno menambahkan perpustakaan diharapkan bisa memberikan kontribusi optimal kepada masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Bimtek ini diharapkan meningkatan kapasitas pengelola sumber daya manusia perpustakaan desa dalam memahami konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ujungnya, perpustakaan dapat turut serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved