Berita Video
Video Kedai Metsa Kopi Hadir Dengan Industrial Cafe Di Tengah Hutan Damar
Unik. Kedai Metsa Kopi menerapkan konsep industrial cafe ini di tengah hutan damar di Desa Kembanglangit, Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah
Penulis: dina indriani | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Berikut video Kedai Metsa Kopi hadir dengan industrial cafe di tengah hutan damar.
Hawa yang sejuk berselimut kabut dengan pemandangan rindang pohon damar siap menyambut pengunjung kedai Metsa Kopi.
Siapa sangka terletak diantara hutan pohon damar, terdapat sebuah kedai kopi yang kekinian dengan konsep industrial cafe.
Ya, Kedai Metsa Kopi menambah jajaran kafe yang patut dikunjungi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah tepatnya di Desa Kembanglangit.
Pemilik Metsa Kopi, Nanang mengatakan, pihaknya memang sengaja mengambil konsep industrial cafe, namun dengan kesan lainnya karena letaknya di tengah hutan.
"Kami mencoba menerapkan konsep industrial cafe ini di tengah hutan, agar berbeda dan ada kesan yang lain karena kebanyakan konsep industrial seperti itu di kota-kota eks pabrik," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (6/6/2021).
Dijelaskannya, desain interior industrial memiliki ciri khas unik biasanya menggunakan warna-warna monokromatik dan terkesan maskulin.
"Beberapa material yang digunakan cenderung kasar, seperti logam dan baja yang sengaja dipamerkan untuk menunjukkan karakternya," ujarnya.
Selain itu, beberapa tempat juga dibuat dengan jaring-jaring yang menggantung sehingga pengunjung bisa lebih santai.
Tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah, terdapat 30 jenis minuman dan makanan modern yang bisa memanjakan lidah pengunjung.
Harga yang dibanderol pun cukup terjangkau mulai dari Rp 15 Ribu hingga Rp 35 Ribu saja.
Varian menu minuman mulai dari cokelat, espresso based, milk based, dan teh.
Berbeda dengan kedai lainnya, di Metsa Kopi pihaknya menerapkan self service, yakni pengunjung memesan, membayar dan membawa sendiri makanannya.
"Untuk menu, lebih banyak ke makanan minuman modern kekinian dengan 30 jenis varian minuman es dan panas, kalau makanan seperti ricebowl basic ayam maupun daging juga berbagai snack cemilan," jelasnya.
Nanang mengatakan kebanyakan pengunjung justru dari luar kota seperti Semarang, Tegal, dan Pekalongan.