Breaking News:

Penanganan Corona

Kondisi Terkini Asrama Haji Donohudan Boyolali yang jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 dari Kudus 

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kudus kloter 2 sebanyak 23 orang tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (7/6/2021)

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kudus kloter 2 sebanyak 23 orang tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (7/6/2021) sekira pukul 14.00 WIB. 

Mereka dibawa dengan membawa mobil jenis elf berwarna kuning bertuliskan mobil sekolah dengan jumlah 2 unit. 

Pantauan Tribun Jateng, personel Brimob Polda Jateng diback up Polres dan Polsek jajaran Boyoali mendirikan tenda dan dapur umum. 

Sebelum pasien itu dateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama rombongan mengecek kesiapan dan kondisi Asrama Haji Donohudan

Luthfi menyampaikan, dari 800 tempat tidur sudah bisa ditempati sebanyak 640. Selain itu, Kapolres dan Dandim Boyolali sebagai pengendali langsung wilayah isolasi. 

"Untuk masyarakat kita, khususnya dari Kudus sebagian hari ini sudah kita geser hampir 92 orang dari 1.280 semua akan kita geser di sini," ucapnya. 

Di sini, lanjut Luthfi, semua kegiatan dilakukan dengan protokol kesehatan mulai datang, cara makan, pengawasan obat, nakes, dan semua sudah lengkap. 

Mantan Kapolresta Solo itu menyampaikan, untuk itu masyarakat Kudus bersama-sama untuk segera menyehatkan dan terbebas dari Covid-19. 

"Bertahap akan kita geser ke sini. Hari ini kita pastikan siap. Dokter, nakes, makanan, dan obat sudah siap," jelasnya. 

Sementara, Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond menegaskan Asrama Haji Donohudan Boyolali siap menerima pasien Covid-19 dari manapun termasuk dari Kudus. 

Menurutnya, ketersediaan tempat tidur ada 872. Namun, sebanyak 700 tempat disiapkan untuk masyarakat dari luar Solo Raya. 

"Sehingga sisanya (172, red) kita siapkan untuk masyarakat yang ada di Solo Raya. Di sini fasilitas lengkap," tegasnya. 

Morry mengungkapkan, tiap bangsal diisi 8 tempat tidur. Soal makan, sudah terjamin pagi, siang, dan malam. 

"Perlu saya sampaikan, agar tidak terjadi simpang siur makan itu diatur waktu dan jadwalnya. Penanggungjawabnya dari katering Al Hikmah," jelasnya. (*) 

TONTON JUGA DAN SUSBCRIBE : 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved