Berita Kendal
Pemkab Kendal Tata Ulang 4 Ruang Terbuka Hijau Ramah Orang Tua hingga Anak-anak
Sebanyak 4 RTH mulai digarap Pemkab Kendal di pertengahan 2021 ini dengan konsep yang ramah terhadap orang tua, remaja, dan anak-anak.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
Penulis: Saiful Masum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal bakal menangani serius penataan ulang (revitalisasi) ruang terbuka hijau (RTH).
Sebanyak 4 RTH mulai digarap di pertengahan 2021 ini dengan konsep yang ramah terhadap orang tua, remaja, dan anak-anak.
Masing-masing adalah RTH Weleri, Sukorejo, Kota Kendal, dan Kaliwungu.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Sudaryanto mengatakan, penataan ulang pertama dilakukan pada RTH Weleri yang berlokasi di taman kota.
Konsepnya, dalam suatu RTH bakal dibangun lapangan serbaguna, taman bermain anak, inovasi tribun, dan juga track jogging.
Dengan konsep itu, RTH diharapkan tidak hanya sebagai pusat nongkrong anak muda, namun bisa digunakan sebagai tempat interaksi sosial semua lapisan masyarakat.
Baca juga: Breaking News: Kebakaran Pasar Sukorejo Kendal
Baca juga: Video 23 ASN Kudus Positif Covid-19 dan Keluarga Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan
Baca juga: Isi Surat Bandiman Driver Ojol Ayah Naba untuk Nani Aprilia Pengirim Sate Bersianida: Dimaafkan Tapi
Baca juga: Stok Darah PMI Kota Semarang Malam Ini Senin 7 Juni 2021, 4 Komponen Menipis
"Pada tahun ini, RTH Weleri diharapkan bisa terbangun lapangan serbaguna dan taman bermain anak. Nanti bertahap dengan menggandeng CSR, diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 1,8 miliar. Untuk RTH lain bertahap," terangnya usai mengikuti peletakan batu pertama revitalisasi RTH Weleri, Senin (7/6/2021).
Sudaryanto melanjutkan, dalam penataan ulang RTH Kendal, pihaknya menggandeng beberapa perusahaan.
Seperti contoh perbankan, Signature, PT Kawasan Industri Kendal, PT Industri Gula Nusantara dan beberapa perusahaan lainnya.
Masing-masing sudah sepakat menata RTH yang diminati, seperti contoh Signature yang akan menata RTH alun-alun bagian barat Kota Kendal.
Ia berharap, pada revitalisasi ini, konsep estetika sebagaimana yang diharapkan bupati bisa terwujud dengan maksimal.
"Jadi nanti konsepnya tidak hanya sebagai tempat nongkrong saja. Nanti juga PKL akan ditata oleh Dinas Perdagangan agar lebih rapi," ujarnya.
Plt Dinas Perdagangan Kendal, Alfebian Yulando menerangkan, para pedagang yang berjualan di sekitar RTH nantinya akan didata untuk ditata kembali.
Jika diperlukan, PKL akan direlokasi di tempat lain yang representatif agar tetap berjualan dan tidak mengganggu fungsi RTH.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peletakan-batu-pertama-revitalisasi-rth-weleri.jpg)