Penanganan Corona
Vaksin Rasa Piknik di Klenteng Sam Poo Kong, Pemkot Semarang Sasar Pelaku Pariwisata
inovasi dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk mempercepat program vaksinasi. Kali ini, Pemkot menggelar vaksin rasa piknik di Klenteng Sam Poo Kong
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berbagai inovasi dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk mempercepat program vaksinasi. Kali ini, Pemkot menggelar vaksin rasa piknik di Klenteng Sam Poo Kong, Senin (7/6/2021).
Sasaran vaksin rasa piknik ini meliputi pelaku pariwisata, pralansia, dan pelaku transportasi umum.
Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan, sektor pariwisata terdampak cukup besar selama pandemi Covid-19.
Karena itu, Pemkot mulai menggenjot vaksinasi bagi para pelaku pariwisata agar bisa segera bangkit.
Vaksin rasa piknik dilakukan dengan dua mekanisme. Pertama, Dinas Kesehatan Kota Semarang membuka layanan tanpa turun atau drive thru bagi para pelaku transportasi umum.
Dengan sistem ini, pelayanan bisa berjalan lebih cepat.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Semarang juga tetap membuka layanan vaksinasi non drive thru di Klenteng Sam Poo Kong.
"Melalui inovasi ini saya kira dapat mempercepat vaksinasi. Lansia sudah mendekati 100 persen. Maka, sekarang kami genjot pelaku wisata," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksin rasa piknik di Klenteng Sam Poo Kong akan berlangsung satu bulan untuk suntikan pertama dan satu bulan untuk sutikan kedua.
Setiap sehari pihaknya menyediakan kuota vaksin sebanyak 500 dosis. Pelaku pariwisata, pralansia, maupun pelaku transportasi umum yang hendak mengikuti vaksin rasa piknik di Klenteng Sam Poo Kong wajib mendaftar terlebih dahulu melalui victori.semarangkota.go.id dan mengisi data diri.
"Harapannya cakupan untuk 50 tahun ke atas, pelaku pariwisata, dan ekonomi termasuk transportasi massal bisa lebih banyak lagi," ucap Hakam.
Dia berharap, vaksin rasa piknik ini bisa mempercepat program vaksinasi di Kota Semarang. Hingga saat ini, vaksinasi petugas publik sudah mencapai 115 persen, dan lansia mencapai 70 persen. Pemerintah pusat belum lama ini menerbitkan petunjuk teknis terbaru yakni vaksinasi pralansia.
"Sehingga hari ini kami launching untuk pralansia, pelaku ekonomi, dan pelaku pariwisata. Pralansia jadi target karena orang yang terkonfirmasi positif covid terbanyak dari usia 55 ke atas. Harapannya nanti kasus bisa turun," paparnya.
Dia menekankan, vaksinasi ini untuk memperkuat 5M. Sehingga, meski sudah divaksin harus terap menerapkan protokol kesehatan 5M.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setya Kusuma menambahkan, warga yang mengikuti vaksinasi ri Klenteng Sam Poo Kong tidak dikenai tiket masuk. Syaratnya, mereka harus menunjukan bukti pendaftaran vaksinasi yang dikirim oleh Dinas Kesehatan melalui WA blast.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-masyarengendara-ojol-yanasi-di-sam-po.jpg)