Breaking News:

Berita Nasional

Bangkitkan Wisata yang Tedampak Pandemi, Menteri Pariwisata Berdayakan Youtuber Ulas Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberdayakan konten kreator dan youtuber untuk mendongkrak kembali pariwisata di desa wisata.

istimewa
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberdayakan konten kreator dan youtuber untuk mendongkrak kembali pariwisata di desa wisata yang juga terdampak pandemi.

Para sosial media spesialis itu diajak untuk turut serta dalam kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Program itu merupakan salah program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Despar UKSW Salatiga Dampingi Desa Wisata Tingkir Lor

Baca juga: Menparekraf: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

Baca juga: Kolaborasi dengan Pemprov Jawa Tengah, Sandiaga Uno Targetkan 500 Desa Wisata Tahun 2023

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno menyebut konten kreator dan youtuber merupakan satu profesi yang harus dilibatkan agar dapat untuk mempromosikan wisata.

"Dengan kerjasama ini para konten kreator bisa mengajak masyarakat luas mulai mengapresiasi Desa Wisata sebagai simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional," terang Sandi, Senin (7/6/2021).

Mereka akan diajak untuk mengulas desa-desa wisata dalam rangkaian acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021.

Beberapa desa yang dipilih untuk diulas adalah Desa Wisata Pujon Kulon Malang, Desa Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor, Desa Wisata Cibuntu Kuningan hingga Desa Candirejo Magelang.

Desa Candirejo, Kabupaten Magelang dipilih dalam kegiatan sini karena merupakan salah satu dari 16 desa terpilih yang menerima sertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan dari kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif.

Desa Candirejo adalah desa wisata pertama dari Kabupaten Magelang yang tersertifikasi.

Desa wisata Candirejo sesuai dengan namanya, yang berarti tanaha penuh dengan batu namun tetap subur, sehingga menghasil kerajinan tangan dari batu alam (ulekann, cobek, stupa hiasan).

Baca juga: Tersinggung Disuruh Minum Air Got, Pelanggan Bunuh Pemilik Warung

Baca juga: Bupati Kudus Berupaya Cegah Positif Covid-19 Berkeliaran dan Sinkronisasi Data Rapid Test

Baca juga: Korupsi Bansos: Juliari Peter Batubara Disebut Telah Terima Fee Rp 11,2 M

Candirejo dikenal juga sebagai simbol budaya jawa, mengunggulkan atraksi budaya seni tari jatilan, seni musik gamelan, hingga olahan kuliner berbahan dasar tempe yang sedang diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.

“Dengan adanya kegiatan Sosialisasi Desa Wisata ini, kami ingin memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi maupun dari segi protokol kesehatan," imbuh Sandi.

Dari kegiatan ini pihaknya banyak mencatat beberapa kategori yang dapat ditingkatkan agar persiapan kebangkitan ekonomi nasional dapat dihadirkan melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. (*)

Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved