Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Kasus Corona Meningkat, Pemkab Semarang Semprotkan Cairan Disinfektan Pakai Mobil Water Canon

Pemkab Semarang melakukan penyemprotan cairan disinfektan menggunakan mobil water canon di sejumlah ruas jalan protokol.

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Mobil water canon milik Polres Semarang saat melakukan penyemprotan cairan disinfectan di jalan protokol Kabupaten Semarang, Kamis (10/6/2021) 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melakukan penyemprotan cairan disinfektan 
menggunakan mobil water canon seiring meningkatnya kasus virus Corona (Covid-19), Kamis (10/6/2021).

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan kasus baru Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari.

Sehingga, diperlukan upaya nyata untuk bisa mengendalikannya.

"Maka hari ini, kami bersama jajaran Polres Semarang serta Kodim 0714/Salatiga melakukan disinveksi sejumlah ruas jalan protokol yang ada di Kabupaten Semarang. Sosialisasi masif pentingnya mengedepankan protokol kesrhatan juga ditingkatkan di pusat-pusat aktivitas warga," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (10/6/2021)

Baca juga: RS Mardi Rahayu Buka Layanan Vaksinasi Gratis untuk Warga Kudus, Kuota Cuma 250 Orang Per Hari

Baca juga: Miris, Satria Maling Burung di Kos-kosan, Ia Mengajak Anaknya yang Masih Kelas 2 SD

Baca juga: Ucapan Sisca Kohl Borong BTS Meal Bikin Netizen Menangis: Aku Beli Tidak Banyak

Menurutnya, Pemkab Semarang kembali meningkatkan langkah- langkah nyata untuk mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas. Karena angka pertambahan kasus harian yang semakin memprihatinkan.

Ia menambahkan, penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Semarang mencapai lebih dari 130 kasus.

Dari 19 kecamatan yang ada, Kecamatan Ungaran Timur menyumbang penambahan kasus tertinggi, sebanyak 42 kasus baru.

"Sekarang  warga yang terpapar Covid-19  mencapai 675 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 107 orang diantaranya menjalani perawatan medis di rumah sakit," katanya

Kemudian, sisanya sebanyak 568 orang saat ini melakukan isolasi mandiri di sejumlah rumah singgah yang disiapkan Pemkab Semarang.

Termasuk juga di tempat isolasi terpusat yang disiapkan oleh satgas jogo tonggo di tingkat desa/ kelurahan dengan pengawasan petugas Puskesmas di masing- masing wilayah.

Baca juga: Ini 5 Fitur TikTok yang Tak Bisa Diakses Pengguna Berusia di Bawah 16 Tahun

Baca juga: Kisah Cinta Kakak Beradik hingga Hasilkan Bayi Hubungan Sedarah, Kini Mereka Jadi Tersangka 

Baca juga: Video Miniatur KRI Nanggala-402 Kreasi Warga Grobogan untuk Panglima TNI

Adapun tingkat keterisian rumah sakit dari 134 kapasitas tempat tidur telah mencapai sekitar 52 persen. Pemkab Semarang lanutnya, juga terus melakukan penambahan kapasitàs tempat tidur untuk perawatan maupun ruang isolasi.

"Kami berharap, melalui upaya- upaya nyata seperti penyemprotan (disinveksi), edukasi serta sosialisasi yang masif tentang pentingnya protokol kesehatan akan mampu mengendalikan dan menekan angka penambahan kasus baru di daerahnya," ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved