Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Reaksi tak Terduga Ganjar Saat Diprotes Pasien Isolasi Donohudan yang Bosan Menu Makan Ayam Terus

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambangi ratusan warga Kudus yang menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (9/6).

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjenguk pasien Covid-19 yang melakukan isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambangi ratusan warga Kudus yang menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (9/6).

Para warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu yang sedang duduk santai sambil mengobrol, langsung berdiri dan berteriak menyapa Ganjar.

Teriakan warga itu langsung membuat heboh. Beberapa warga yang sedang istirahat di dalam kamar, langsung ikut keluar untuk menyapa.

Kepada Ganjar, beberapa warga mengatakan tidak ada gejala terkait paparan Covid-19 yang mereka alami.

Walaupun demikian, ada juga beberapa yang mengatakan memiliki gejala, berupa hilangnya indra penciuman.

"Aku rak isa ngambung, Pak (Saya tidak bisa mencium)," ucap mereka.

Pada kesempatan itu, Ganjar tidak mendekat pada warga yang tengah menjalani isolasi.

Ganjar dan warga berbincang dengan jarak sekitar 50 meter.

Walaupun demikian, obrolan singkat itu berlangsung gayeng dan penuh guyonan.

Kepada warga, Ganjar juga menanyakan menu makan yang meraka santap tiap harinya enak atau tidak.

"Tidak, Pak. Bosen pak, tiap hari makan lauk ayam terus," teriak warga bersamaan.

Bahkan, tak sungkan, beberapa warga meminta Ganjar mengganti menu lain selain ayam.

Ada pula yang mengusulkan ikan, tempe, lodeh, sayur bening, hingga ikan asin.

"Pengen sayur bening, Pak, dan tempe goreng. Ayam terus bosan, itu sampai nggak kemakan," teriak seorang laki-laki, yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Atas aspirasi warga itu, Ganjar pun langsung memanggil pengelola Asrama Haji Donohudan.

Dia meminta pengelola tempat karantina terpusat itu untuk memenuhi permintaan warganya yang sedang isolasi.

Bahkan, Ganjar meminta, agar mulai Kamis (10/6) ini, menu yang diinginkan warganya itu dipenuhi.

"Sesuk (besok--Red) langsung diganti ya, Pak. Kalau bisa bervariasi, ganti-ganti menunya. Jangan lupa besok difoto kasih saya," ucapnya.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, dari pantauannya itu, semua warga Kudus yang isolasi di tempat itu terlihat bahagia.

Dari komunikasi yang disampaikan dan obrolan singkatnya, kata Ganjar, mereka semua terlihat ceria.

"Tadi mereka seneng, jadi kalau seneng imun kan naik, itu bagus.

Maka tindakan isolasi terpusat ini akan sangat membantu penanganan.

Saya berterima kasih karena masyarakat mau berpartisipasi diisolasi di sini, sebab kalau di rumah kan bahaya," katanya.

Dia juga akan terus mengajak warga Kudus yang masih isolasi di rumah untuk mau isolasi terpusat di Donohudan.

Sebab, selain menghindari penularan, di tempat itu juga enak karena makan terkontrol, ada tenaga kesehatan yang selalu mengawasi, tempatnya benar-benar steril hingga sejumlah hal positif lainnya.

Sementara itu, penanggung jawab tempat isolasi terpusat Donohudan, dr Sigit Armunanto menerangkan, ada 249 warga kudus yang diisolasi di tempat itu. Selain dari Kudus, ada juga warga lain dari Solo Raya yang menjalani isolasi.

"Untuk kapasitas, kami masih bisa menampung sekitar 400-an lagi. Terkait tadi permintaan perubahan menu (makanan), tentu kami penuhi dan akan kami konsultasikan dengan ahli gizi di sini, karena semuanya ada patokannya," ucapnya. (mam)

Baca juga: Cegah Klaster Baru, Tim Gabungan Lakukan Tes Swab Kepada Peziarah dari Luar Kota Pekalongan

Baca juga: Kabupaten Tegal Zona Merah Corona, Berikut Fasilitas Umum yang Ditutup Sementara

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan Bersama Obat Perangsang Melahirkan dalam Tas Ransel di Selokan

Baca juga: Sedan Vs Truk di Selogiri Wonogiri, Saking Kerasnya Benturan Sedan Sampai Remuk, Truk Terpental

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved