Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Keluarga Tunggu Kepulangan Jasad Agus TKI Kecelakaan Kerja di Taiwan

Keluarga dari Agus Purnomo (24) berharap pemerintah bisa membantu kepulangan Kamimah, ibunda Agus yang saat ini masih berada di Arab Saudi.

TRIBUNJATENG.COM, PATI -   Berikut ini video keluarga tunggu kepulangan jasad Agus TKI kecelakaan kerja di Taiwan.

Agus Purnomo merupakan buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dukuh Popoh, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, Pati, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Taiwan.

Kabar meninggalnya Agus dibenarkan oleh Ketua Laskar Saridin Pati Taiwan (LSPT) Korwil Bawah, Rahmat Dika Setyawan.

“Betul kejadiannya kemarin Selasa (8/6/2021) dini hari. Tapi terkait kronologinya saya kurang tahu karena tempatnya jauh dari saya.

Sedangkan saat ini pandemi dan masih lockdown sehingga saya tidak bisa pergi-pergi. Tapi teman-teman TKI di Taiwan saat ini sedang melakukan penggalangan dana untuk almarhum,” kata dia ketika dihubungi Tribunjateng.com via sambungan telepon, Rabu (9/6/2021) malam.

Sementara, rekan kerja Agus, Endri (bukan nama sebenarnya), mengatakan bahwa Agus wafat setelah tubuhnya terjepit mesin gerinda kaca.

“Kami kerja di pabrik kaca daerah Dounan. Dia di sini sudah dua tahun.

Sedangkan saya belum ada satu tahun. Kami beda shift. Saya pagi, dia malam. Dia kerja dari jam 7 malam sampai 8 pagi. Kejadiannya sekitar pukul 03.15,” ungkap dia saat dihubungi via telepon, Kamis (10/6/2021) siang.

Dia menyebut, pada pukul 03.15 mesin gerinda yang dioperasikan Agus rusak. Lalu Agus berupaya memperbaikinya sendiri.

“Sebetulnya ada partnernya orang Vietnam. Tapi saat kejadian partnernya itu pergi ke kamar mandi.

Cuma sekira satu menit. Tapi setelah dia balik Agus sudah posisi terjepit punggung dan dadanya,” ucap dia.

Selanjutnya, tubuh Agus langsung diangkat dan dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans.

“Mungkin sudah meninggal sejak di pabrik, tapi kami tidak bisa memastikan. Tapi pihak rumah sakit kemudian mengabari jam 5 subuh dia sudah meninggal,” tambah Endri.

Saat ini, jenazah Agus masih berada di rumah sakit di Douliu.

Minggu besok, lanjut Endri, empat orang perwakilan dari perusahaan diminta datang ke rumah sakit.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved