Breaking News:

Penanganan Corona

Disbudpar Kota Semarang Akan Tutup Berkala Destinasi Wisata yang Dikelola Pemerintah

Kasus Covid-19 di Kota Semarang yang kian merangkak naik membuat Pemerintah memperketat pembatasan kegiatan masyarakat (PKM)

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus Covid-19 di Kota Semarang yang kian merangkak naik membuat Pemerintah memperketat pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

Pada sektor pariwisata, pengetatan dilakukan dengan penutupan secara berkala destinasi wisata yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, destinasi wisata yang dikelola oleh UPTD dibawah naungan Disbudpar akan ditutup secara berkala.

Artinya, dalam sepekan akan ada penutupan sekali.

Penutupan dilakukam untuk pembersihan secara menyeluruh titik-titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya wisatawan.

"Seminggu sekali pada Senin atau Selasa, kami akan tutup melakukan pembersihan di lokasi-lokasi yang kerap terjadi kerumunan," papar Iin, sapaannya, Jumat (11/6/2021).

Iin melanjutkan, pembatasan pengunjung dan protokol kesehatan ketat masih tetap diberlakukan di tempat wisata. Selain itu, pengetatan juga berlaku bagi restoran, kafe, rumah makan maksimal buka hingga pukul 23.00.

Pihaknya tidak segan memberikan sanksi tegas bagi usaha sektor pariwisata yang tidak mematuhi aturan.  Dalam perwal, sanksi bagi tempat usaha hiburan dan wisata yang melanggar berupa teguran lisan, tertulis, hingga penutupan sementara.

"Pembatasan masih berlaku, jam operasional resto, rumah makan, kafe, kami tegaskan lagi maksimal jam 23.00. Kalau ada tempat usaha yamg lebih dari jam itu, silakan laporkan ke kami," tandasnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved