Breaking News:

Artis Indonesia Mendunia

Presenter Ayu Dewi, Pengisi Suara Sisu Rela Sewa Satu Ruangan Bioskop

Presenter Ayu Dewi bersyukur bisa menjadi salah satu pengisi suara film animasi Raya and The Last Dragon produksi Walt Disney.

Editor: rustam aji
screenshort
Ayu Dewi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA- Presenter Ayu Dewi bersyukur bisa menjadi salah satu pengisi suara film animasi Raya and The Last Dragon produksi Walt Disney. Bekerjasama dengan Disney bagi Wanita berusia 36 tersebut merupakan sebuah kebanggaan.Tidak semua orang, kata Ayu, bisa mendapatkan kesempatan yang ia peroleh.

"Rezeki saja. Alhamdulillah bisa terpilih (jadi pengisi suara Raya and The Last Dragon) dari berjuta-juta insan di dunia ini. Ada tiga nama kayaknya sudah dikeker' sama pihak Disney I believe, terus diajakin buat voice test," tutur Ayu saat berbincang dengan Tribun Network, Rabu (9/6)."Menurut aku pasti sebelum kita diajak pasti sudah disesuaikan sama karakter dan tokoh-tokoh yang ada di Raya and The Last Dragon. Siapa sih yang engga super excited (kerjasama dengan Walt Disney)," sambung Ayu.

Di Raya and The Last Dragon, Ayu Dewi mengisi suara untuk karakter Sisu yang merupakan naga terakhir di Kumandra. Selain Ayu Dewi, ada dua artis Indonesia lain yang diajak mengisi suara untuk film animasi tersebut. Mereka adalah Eva Celia Latjuba dan Mikha Tambayong.

Karakter Sisu yang Ayu perankan adalah seekor naga yang lucu, menggemaskan, dan sangat aktif. Kepribadian Sisu itu lantas sempat membuat Ayu Dewi merasa gugup jelang prosesi rekaman. "Aku di mobil (menuju studio rekaman) itu penuh doa. Kayak doa saja terus. Kan' menurutku (Sisu) itu peran yang lucu banget. Jadi kita memerankan sesuatu yang menggemaskan," tutur Ayu.

"Ketakutannya tuh kayak bisa tidak ya? Lucu tidak ya? Sekeren itu tidak ya? Dia (Sisu) juga banyak banget gerak-geraknya. Di tiap gerakan ada statement gitu," sambung Ayu.

Kendati sempat merasa gugup, Ayu Dewi akhirnya tetap sukses memerankan karakter Sisu. Film Raya And The Last Dragon kini sudah tayang di bioskop Indonesia dan kembali tayang di Disney+ Hostar sejak 4 Juni 2021.

Pengalaman Pertama

Ayu Dewi menceritakan, ini merupakan kali pertama dirinya menjadi seorang pengisi suara (dubber) untuk film animasi. Tentunya Ayu mengalami sejumlah kendala dan harus beradaptasi dengan cepat.

Tantangan dalam proses dubbing, bagi Ayu adalah bagaimana ia dituntut untuk bisa menyampaikan pesan sesuai dengan mood, mimik dan gesture yang dibuat oleh si tokoh dalam film animasi. "Tantangannya itu di situ. Kita tidak terlihat, tapi kita harus deliver semua mood, pesan, feel, apa yang dirasakan tokoh itu lewat suara kita. Jadi kita harus menirukan gerakan si tokoh animasi juga," kata Ayu.

Tantangan lain yang dihadapi Ayu yakni harus mampu menjadi karakter Sisu si naga yang ia perankan. Terkadang Ayu harus mengikuti gestur tubuh Sisu selama proses rekaman berlangsung. Itu diperlukan agar pesan-pesan dari Sisu si naga bisa disampaikan dengan baik oleh Ayu."Terus tantangannya itu yang aktif bukan Ayu Dewi di sini, yang aktif itu Sisu. Sisu kadang-kadang nyebur, berubah. Ada momen Sisu terbang. Aku juga harus terbang. Ada momen dia nyebur, aku ikut nyebur. Biar orang pas dengar dapat feel-nya, moodnya, vibes-nya," ujar Ayu.

Sewa Satu Ruangan Bioskop

Demi mendalami karakter di film animasi Raya and The Last Dragon, Ayu Dewi pun menyewa satu ruangan bioskop untuk menonton film animasi Raya and The Last Dragon produksi Walt Disney. "Aku sewa satu ruangan bioskop, terus aku nonton (Raya and The Last Dragon). Sengaja memang sekaligus aku mempelajari, mendalami karakter Sisu bagaimana," kata Ayu saat berbincang dengan Tribun Network, Rabu (9/6).

Alasan lain Ayu menyewa satu ruangan bioskop untuk menonton Raya and The Last Dragon yakni ia tidak ingin berpotensi tertular virus Covid-19. "Aku agak lebay terus takutan orangnya, kan lagi pandemi Covid-19. Aku ke bioskop. Engga sengaja sewa satu tempat, soalnya apa? Aku parno orangnya, bukannya ga mau gabung-gabung. Kalau aku ga tau orang yang dekat aku (bagaimana kondisi kesehatannya), aku nanti worried," kata dia.

Ayu sampai sekarang masih merasa tidak percaya bisa mendapatkan kesempatan bekerjasama dengan Disney. Bagi Ayu bekerjasama dengan Walt Disney Production yang selalu melahirkan film-film animasi yang mendunia merupakan sebuah mimpi menjadi kenyataan."Sampai sekarang masih kayak 'ini benar nih?' ini kayak is it me? It is so good to be true, gitu. Ini Disney lho. It is Disney, jadi kita semua sudah tumbuh besar ditemani Disney, beyond excited, beyond happy, beyond blessed," kata Ayu.

"Sampai sekarang kadang-kadang masih tidak begitu percaya, dengarkan film ini, oh iya itu aku, sudah jadi filmnya. I love Disney," sambung Ayu.(tribun network/lucius genik)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved