Breaking News:

Berita Semarang

Marak Aksi Teror Lempar Batu, Polres Semarang Duga Pelaku Terorganisir

Polres Semarang masih memburu pelaku teror lempar batu dengan sasaran mobil yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat pengguna jalan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang masih memburu pelaku teror lempar batu dengan sasaran mobil yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat pengguna jalan.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan pelaku aksi teror lempar batu ke kaca mobil diduga dilakukan lebih dari satu orang.

"Terkait perkara ini kami sudah menjadikan atensi aparat kepolisian. Dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Unit Jatanras Polda Jateng, kami menduga pelaku aksi lempar batu ini cukup terorganisir," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Polisi Selidiki Truk Kena Lempar Batu di Jalan Sultan Agung, Kapolsek Gajahmungkur: Kami Selidiki

Baca juga: Mobil Lewat Bawen Ambarawa Diminta Waspada, Teror Lempar Batu Marak, Semalam Tiga Kaca Mobil Pecah

Baca juga: Viral Perempuan di Medan Ngamuk Sampai Lempar Batu ke Sopir Angkot

Baca juga: Sosok Misterius Peneror Lempar Batu Kaca Truk dan Mobil di Kendal Diburu Polisi: Sudah Ada 20 Kasus

Menurut AKP Tegar, berdasarkan laporan yang diterima kejadian serupa telah terjadi sebanyak 11 kali dengan lokasi berbeda mulai wilayah Ambarawa, Bergas, Ungaran dan Bawen

Ia mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai informasi sekecil apapun agar tidak ragu untuk melaporkan dan memberitahukan kepada aparat kepolisian.

"Kepada para pengemudi truk maupun mobil pikap yang melintas di jalan utama wilayah Kabupaten Semarang agar tetap tenang, hindari jam- jam rawan aksi pelemparan batu antara pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB," katanya

Seorang korban Hadi Prianto warga Karangjati, Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang bercerita mengalami pelemparan batu sampai kaca mobil pecah seusai membeli sayur.

"Saya tidak tahu persis kejadiannya, tetapi pasca ada benturan kaca mobil saya pecah. Alhamdulillah saya tidak luka, kejadian sekira pukul 05.15 WIB," ujarnya

Hadi mengaku resah atas maraknya aksi teror lempar batu tersebut. Sebelum dia menjadi korban, temannya terlebih dahulu mengalami hal serupa pada hari yang sama.

Diberitakan sebelumnya, aksi teror lempar kaca telah membuat warga Kabupaten Semarang dan para pengguna jalan raya resah.

Tak hanya itu, aksi tersebut juga telah mengakibatkan awak truk mengalami luka- luka akibat terkena sasaran lemparan batu di bagian wajah dan harus mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved