Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Sosok Misterius Peneror Lempar Batu Kaca Truk dan Mobil di Kendal Diburu Polisi: Sudah Ada 20 Kasus

Terjadinya aksi pelemparan batu yang menyasar kaca depan truk di wilayah Jalan Pantura Kabupaten Kendal hingga kini masih menjadi misteri.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
Istimewa
Truk dan mobil mengalami rusak pada kaca depan setelah mengalami aksi teror pelemparan batu di Jalan Pantura Kendal baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Terjadinya aksi pelemparan batu yang menyasar kaca depan truk di wilayah Jalan Pantura Kabupaten Kendal hingga kini masih menjadi misteri.

Bahkan, akhir-akhir ini juga menyasar beberapa mobil pribadi yang dilakukan di siang bolong.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, tercatat 20 kejadian aksi pelemparan truk yang dilaporkan ke pihak kepolisian sejak 2019 lalu.

Mobil mengalami rusak pada kaca depan setelah mengalami aksi teror pelemparan batu di Jalan Pantura Kendal baru-baru ini.
Mobil mengalami rusak pada kaca depan setelah mengalami aksi teror pelemparan batu di Jalan Pantura Kendal baru-baru ini. (Istimewa)

Katanya, aksi tersebut hingga kini masih menjadi prioritas penanganan Satreskrim lantaran sudah meresahkan banyak warga. Terutama para sopir truk saat melintas di Jalan Panturan Kendal

AKP Tri Agung membeberkan, terakhir terjadi aksi yang sama di tiga lokasi berbeda dalam satu hari. Masing-masing di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Karangsari Kecamatan Kota Kendal, Jalan Pantura Gemuh, dan juga di Kecamatan Weleri pada, Senin (12/4/2021) dini hari. 

Tim khusus sudah dibentuknya untuk memburu pelaku pelemparan kaca truk yang disebar di sepanjang Jalan Pantura.

"Kita sudah bentuk tim khusus untuk memburu pelaku pelemparan ini. Beberapa saksi mengatakan benda yang dilempar diambil kembali. Kita menduga pelaku tidak hanya memakai batu saja, namun juga logam untuk memecah kaca truk. Karena fakta temuan lapangan mengarah ke sana," terangnya di Mapolres Kendal, Selasa (13/4/2021).

Lebih lanjut, jelas AKP Tri Agung, hingga kini sudah ada 5 saksi yang dimintai keterangan terkait aksi pelemparan batu. Mereka adalah korban meliputi sopir dan kernet truk yang mengemudikan kendaraannya melintas di Jalan Pantura Kendal.

Dua saksi di antaranya Johar Hairudin dan kernet Herman dari Bandung yang menjadi korban karena kaca truk boksnya dipecah oleh orang tak dikenal. 

"Kejadian maraknya aksi pelemparan terhadap kaca truk ini kurang lebih sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya di Kendal, juga terjadi di Kota Semarang, Jawa Barat, dan Jawa Timur," tuturnya.

Dalami Motif Pelaku

Selain memburu pelaku, pihak kepolisian juga tengah mendalami motif pelaku melancarkan aksi kejahatannya. AKP Tri Agung menduga ada kemungkinan dipicu oleh aksi sopir truk yang ogal-ogalan hingga membahayakan pengguna jalan dan warga. Sehingga, terjadi balas dendam dengan melakukan teror pelemparan batu. 

"Nah faktor-faktor ini masih kita dalami, apakah memang ada faktor karena ulah para sopir truk yang sembarangan saat mengemudi, atau faktor lain. Karena laporan yang ada, banyak aksi truk bergoyang (mengendarai truk dengan tidak wajar-red) di wilayah Pantura Kendal," katanya.

Ia mengimbau agar para sopir truk menghentikan cara mengemudikan truk dengan tidak wajar untuk bisa membantu tim kepolisian dalam meredam aksi teror ini. "Kami telah kordinasikan dengan Polrestabes Semarang untuk bersinergi memburu pelaku. Sampai saat ini baru ada di Kendal dengan TKP kejadian saat siang hari," ungkapnya.

Ia berharap, peran serta masyarakat untuk membantu pengungkapan kasus dengan memberikan informasi sekecil apapun terhadap pihak kepolisian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved