Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Polri Bantah Kabar Densus 88 Salah Tangkap Terduga Teroris di Riau

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya memiliki bukti kuat sebelum menangkap 13 orang terduga teroris di Riau.

PERSDA NETWORK
Ilustrasi Densus 88 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Senin (14/6/2021), Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris di Pekanbaru, Riau.

Densus 88 dikabarkan salah tangkap.

Polri membantah kabar tersebut.

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Ifan Seventeen Dikabarkan Tewas Kecelakaan, Ini Faktanya

Baca juga: Masa Kerja Perangkat Desa Bakal Sama dengan Kepala Desa 6 Tahun? Ini Penjelasannya

Baca juga: Isu Harun Masiku Ditembak Mati, Penyidik KPK Beberkan Fakta hingga Pengakuan Keluarga

Baca juga: Inilah Sosok Peri Sandria Eks Striker Timnas Indonesia Jadi Kuli Bangunan di Masjid Banjarnegara

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya memiliki bukti kuat sebelum menangkap 13 orang terduga teroris di Riau tersebut.

"Gak ada (salah tangkap).

Dipastikan 13 orang yang ditangkap didasari bukti-bukti kuat yang dimiliki Densus sehingga dilakukan penangkapan.

Proses masih berjalan," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/6/2021).

Menurut Rusdi, pihaknya telah mencermati gerak-gerik 13 orang terduga teroris Riau sejak lama. Hasilnya, mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

"Kelompok ini berperan membantu menyembunyikan apabila ada DPO kepolisian yang menyangkut jamaah islamiyah ketika bergerak ke Riau.

Kelompok inilah yang menyembunyikan. Jadi 13 orang ini bertugas nyembunyiin DPO Densus 88 Antiteror khususnya dari kelompok JI itu mengamankan diri di Riau," jelasnya.

Tak hanya itu, kata Rusdi, kelompok ini diduga pernah melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan terorisme.

Di antaranya pelatihan menggunakan senjata api di sejumlah daerah di Riau.

"Kelompok ini juga telah melakukan kegiatan antara lain pelatihan pengunaan senjata, baik latihan penggunaan senjata tajam, maupun penggunaan senjata api. Ini untuk kelompok yang di Riau," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria di Kota Pekanbaru, Riau menjadi korban salah tangkap oleh Densus 88 Antiteror pada Senin (14/6/2021).

Lelaki korban salah tangkap tersebut berinisial H.

H awalnya disangka terduga teroris, kemudian dikabarkan menjadi korban salah tangkap tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Mabes Polri pada Senin (14/6/2021) kemarin.

H yang jadi korban salah tangkap merupakan tetangga dari pria berinisial MZA, yang merupakan Terduga Teroris target operasi tim Densus 88 Mabes Polri sebenarnya.

Untuk diketahui, H ( korban Salah Tanggap ) dan terduga teroris berinisial MZA tinggal di rumah petak empat di daerah Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.

H dan keluarga tinggal di rumah paling ujung kiri.

Sementara MZA dan keluarganya tinggal di paling ujung kanan.

A yang merupakan istri H, pria korban salah tangkap aparat menyebutkan, awalnya ketika itu dia sedang mengurus anak untuk berangkat sekolah.

Sementara suaminya, H, sedang mencari bekal untuk anak sekolah.

Namun ditunggu hingga pukul 08.00 WIB, suaminya tak kunjung pulang.

"Tidak ada mikir apa-apa, kirain lagi ngomong sama bapak-bapak di depan sana. Dia kan pencerita orangnya," kata A, istri H.

Tak lama kemudian, A mendengar suara pintu rumahnya digedor.

Ternyata yang datang adalah Ketua RW.

"Pak RW bilang, lihat itu si H. Saya bilang kenapa abang pak? Lihat aja dulu kata bapak itu," sebut A.

Selanjutnya, IH yang merupakan istri terduga teroris berinisial MZA, datang pula ke rumah A.

"Dia bilang, kak sabar ya. Ayah F (MZA) terduga teroris. Tapi salah tangkap, Papi J (H) yang kena tangkap," urai A menceritakan.

Mendapat kabar itu diungkapkan A, ia pun segera bersiap untuk melihat kondisi suaminya, H yang merupakan korban salah tangkap itu.

Sampai di tempat H, A pun menyaksikan kondisinya suaminya itu.

H dirawat di RS Sansani, dengan biaya perawatan ditanggung tim Densus 88.

Sementara itu, saat dimintai tanggapan tentang MZA, tetangganya yang ditangkap lantaran menjadi Terduga Teroris, A mengaku mengenal baik MZA.

"Mereka keluarga baik kok, saya tahu. Kami pun saling menasehati, saling mengingatkan," akunya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bantahan Polri Soal Kabar Densus 88 Salah Tangkap Terduga Teroris di Riau

Baca juga: Hasil Copa America 2021 : Lionel Messi Buat Rekor dalam Laga Argentina vs Cile

Baca juga: Paul Pogba Pemain Terbaik Laga Prancis Vs Jerman di Euro 2020, 2 Hal Ini Jadi Sorotan

Baca juga: Curhat Kai Havertz Curhat Saat Diminta Jadi Cristiano Ronaldo di Chelsea

Baca juga: HORE! Bank BUMN Sepakat Tetap Gratiskan Transaksi di ATM Link

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved