Breaking News:

Wartawan Bodrek Minta Jatah Uang Tutup Mulut Pasangan Selingkuh Rp 17 Juta

Dua wartawan abal-abal atau biasa disebut Wartawan Bodrek bikin ulah di Jember.

Editor: Daniel Ari Purnomo
surya
Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika memimpin rilis kasus pemerasan, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JEMBER - Dua wartawan abal-abal atau biasa disebut Wartawan Bodrek bikin ulah.

Mereka terlibat dugaan pemerasan terhadap seorang warga.

Ancaman berupa memberitakan dugaan perselingkuhan yang dilakukan.

Kedua pelaku ternyata wartawan abal-abal alia jurnalis palsu, yaitu MA (41), warga Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang; dan ME (38), warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Keduanya meminta uang kepada korbannya sebesar Rp 17 juta.

Wakapolres Jember, Kompol Kadek Ary Mahardika mengatakan, dugaan pemerasan terjadi di dua tempat berbeda yakni di tepi jalan Pasar Sumberejo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, dan di depan Masjid Hidayatullah Kecamatan Jenggawah.

Pemerasan di Kecamatan Wuluhan terjadi Jumat (11/6/2021), dan yang di Kecamatan Jenggawah dilakukan Sabtu (12/6/2021).

Kedua orang itu memeras warga berinisial DN setelah lelaki itu keluar dari hotel bersama seorang perempuan.

Keduanya membuntuti dan mendatangi korban.

Dua wartawan abal-abal itu mengancam memberitakan perbuatan DN kecuali korban memberi uang senilai Rp 17 juta.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved