Breaking News:

Warga Boyolali Kaya Mendadak Dapat Ganti Rugi Tol Solo-Jogja Rp 165 Miliar

Sebanyak 175 bidang tanah milik warga Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali mendapat uang ganti rugi proyek Tol Solo - Jogja.

Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penampakan pengerjaan fisik proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Kuwiran, Kecamatan Bayudono, Kabupaten Boyolali tepatnya dseberang exit tol Ngasem Colomadu, Jalan Raya Solo-Semarang, Sabtu (12/12/2020) . 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Sebanyak 175 bidang tanah milik warga Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali mendapat uang ganti rugi (UGR) dari proyek Tol Solo - Jogja.  

Total uang ganti rugi untuk 175 bidang tanah di desa tersebut mencapai Rp 165 Miliar. 

Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol Solo-Jogja, Christian Nugroho mengatakan, pencairan uang ganti rugi di Desa Kuwiran sudah mencapai 70 persen.

"Sampai saat ini, pencairan ganti rugi lahan yang terdampak di Desa Kuwiran sekitar 175 bidang," kata Christian, kepada TribunSolo.com, Minggu (20/6/2021).

Christian mengatakan, jumlah dana yang sudah dikeluarkan untuk ganti rugi 175 bidang tanah milik warga Kuwiran mencapai total Rp 165 miliar.

Jumlah total lahan di Desa Kuwiran yang terdampak Proyek Tol Solo-Jogja ada sekitar 217 bidang dengan total sekitar 17,8 hektar.

"Saat ini 30 persen atau sekitar 42 bidang di Desa Kuwiran masih menunggu pencairan," ucap Christian.

Sementara itu, untuk lahan terdampak Tol Solo - Jogja lainnya, yakni di Desa Sambon, Banyudono, masih menunggu pencairan uang ganti rugi. 

"Untuk Desa Batan, Desa Jembungan, di Kecamatan Banyudono dan Desa Guwokajen, Desa Bendosari, Desa Jatirejo, Desa Kateguhan di Kecamatan Sawit, masih dalam tahap musyawarah," pungkas Christian. 

Ada yang Belum Dapat Ganti Rugi

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved