Breaking News:

Berita Kendal

DPRD Kendal Gelar Paripurna Jawaban Bupati terhadap Pandangan Fraksi

DPRD Kendal menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Kendal Dico M Ganinduto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kendal tahun anggaran 2020, dan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

DPRD Kendal menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Kendal Dico M Ganinduto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kendal tahun anggaran 2020, dan Raperda RPJMD tahun 2021-2026, Senin (21/6/2021).
DPRD Kendal menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Kendal Dico M Ganinduto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kendal tahun anggaran 2020, dan Raperda RPJMD tahun 2021-2026, Senin (21/6/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Rapat paripurna digelar secara daring pada, Senin (21/6/2021) dipimpin Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menyampaikan rasa terimakasih kepada semua fraksi DPRD yang telah memberikan masukan untuk perbaikan Kendal ke depan. Semua saran dan rekomendasi yang diberikan anggota dewan sudah diterima bupati untuk ditindaklanjuti.

Dico mengatakan, pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kendal tahun anggaran 2020, terdapat silpa Rp 182 miliar, naik 186 persen dari silpa 2019. Dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19 sehingga banyak pembatasan dan pengendalian kegiatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Target pendapatan Kendal dianggarkan Rp 2,4 triliun, dapat direalisasikan 99,16 persen. Kami berupaya terus gali potensi pendapatan dengan melihat potensi yang ada. Contohnya meningkatkan keterampilan, perbaikan aplikasi perpajakan, penambahan tempat-tempat pembayaran pajak, penertiban wajib pajak, dan upaya lainnya," terang bupati.

Dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, Dico menegaskan, Pemkab Kendal terus berupaya melakukan penyesuaian APBD melalui realokasi dan refocusing untuk penanganan Covid-19. Dengan prioritas di bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, dan dampak ekonomi. 

Selanjutnya, dengan selesainya pelaksanaan pertanggungjawaban APBD 2020, Pemkab Kendal bisa mengetahui kemampuan pendapatan dan belanja daerah yang kemudian bisa dilakukan upaya peningkatan. 

Dengan cara, mengalokasikan anggaran yang sudah direncanakan dengan lebih baik lagi, serta meningkatkan kerjasama antara eksekutif dan yudikatif agar pembangunan Kendal ke depan lebih maju lagi.

"Kita harap bisa ditingkatkan lagi kerjasama ini sehingga bisa mempertahankan prestasi Kendal. Kita berusaha bersama wujudkan kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif dalam menjalankan pemerintahan di Kendal," tuturnya.

Sementara Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun menyampaikan, semua kebijakan persoalan penyerapan dan penggunaan anggaran berada di ranah eksekutif. Namun, pihaknya menyayangkan masih tingginya silpa sehingga anggaran yang ada belum bisa dimaksimalkan. 

"Artinya, uang yang sebenarnya bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat berputar dan menaikkan sisi ekonomi makro dan mikro Kendal, tertahan karena masih banyak anggaran yang tidak bisa direalisasikan," terangnya.

Kata Makmun, ketika serapan anggaran tinggi, menandakan pembangunan Kendal lebih maksimal. Sebagai Ketua DPRD, Makmun berharap kinerja eksekutif bisa ditingkatkan agar lebih baik lagi ke depannya. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporannya. 

"Semakin serapannya tinggi akan semakin bagus. Kalau silpa (dihasilkan-red) dari efisiensi bagus, namun kalau dari kegiatan eman-eman (disayangkan)," harapnya.

Sebelumnya, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kendal tahun anggaran 2020, dan Raperda RPJMD tahun 2021-2026 disampaikan pada rapat paripurna pada, Kamis (17/6/2021). (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved