Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fokus

Fokus : Perjuangan Kita Lebih Mudah

Kasus Covid-19 di Indonesia secara kumulatif menembus angka 2 juta, tepatnya 2.004.445 setelah ada penambahan kasus sebanyak 14.536

tribunjateng/cetak/grafis bram kusuma
GALIH Pujo Asmoro wartawan Tribun Jateng 

Oleh Galih Pujo Asmara

Wartawan Tribun Jateng

Kasus Covid-19 di Indonesia secara kumulatif menembus angka 2 juta, tepatnya 2.004.445 setelah ada penambahan kasus sebanyak 14.536. Benar saja, terjadi lonjakan kasus seusai Lebaran, khususnya di Jawa.

Pemerintah pun saat ini bisa dikatakan pontang-panting menangani, menanggulangi, dan mengantisipasi pasien maupun penyebaran Covid-19. Tempat isolasi hingga ruang ICU ditambah agar semua pasien bisa ditangani semaksimal mungkin guna menekan fatalitas.

Namun apapun yang dilakukan pemerintah tidak akan berdampak besar pada laju pertumbuhan kasus Covid-19 jika tidak diimbangi dengan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Kasus Covid-19 pasti akan terus bertambah bila masyarakat abai.

Padahal, megenai protokol kesehatan macam apa yang harus dilakukan untuk mencegah Covid-19, hampir pasti seluruh lapisan masyarakat sudah tahu. Minimal pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, serta hindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Namun manusia bukanlah robot. Pencipta memberi kita sifat lupa. Terkadang, kita terlalu asyik berbincang hingga lupa menjaga jarak. Acap kali, kita juga lupa cuci tangan setelah menyentuh benda asing apapun. Tidak jarang juga, kita lupa pakai masker saat bepergian. Itu manusiawi.

Hanya saja, di tengah pandemi yang semakin menggila sekarang, saya yakin jika semua orang pasti tahu itu. Jadi, adalah yang sangat manusiawi bila kita terus berusaha ingat tentang penerapan protokol kesehatan.

Kedisiplinan menerapkan prokes sangat berhubungan dengan grafik pertumbuhan Covid-19. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pada Rabu (16/6) lalu mengungkapkan jika tingkat kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di wilayahnya cenderung menurun.

Berdasarkan survei yang dilakukan pemkot, penerapan protokol kesehatan turun dari sebelumnya 78 persen menjadi 74 persen. "Pemakaian masker, kerumunan, mulai diabaikan," terang Hendi, sapaan karib wali kota.

Dampak turunnya kedisiplinan penerapan prokes, langsung terasa. Kasus Covid-19 di Kota Semarang melonjak tajam. Pada masa Lebaran lalu, kasus aktif Covid-19 di kisaran 200-300 pasien. Dan saat ini, hingga pukul 21.00 di laman siagacorona.semarangkota.go.id, tercatat kasus aktif sebanyak 2.056.

Bila mengambil angka rendah, 200 kasus pada Lebaran lalu, artinya sudah ada lonjakan hingga 1.000 persen. Jika ambil angka angka 300, maka peningkatannya sudah hampir 700 persen. Tentu lonjakan angka yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Saat ini, cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk membuktikan kecintaan pada negara adalah menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. Jika kita harus bekerja, bekerjalah, namun jangan lupakan prokes. Bila keadaan mengharuskan kita bepergian, ya pergi saja, tapi terapkanlah prokes.

Disiplin menerapkan protokol kesehatan adalah kunci mengatasi Covid-19. Bukankah sejak kecil kita sudah diajari bahwasannya mencegah lebih baik dibandingkan mengobati? Apesnya, obat Covid-19 belum ada. Yang ada baru obat terapi Covid-19.

Jika para pahlawan kita berjuang dengan taruhan harta, darah, dan nyawa, saat ini, negara kita tercinta butuh kita perjuangan kita berupa menerapkan protokol kesehatan. Tentunya perjuangan kita saat ini jauh lebih mudah karena cukup pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, kurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. (*)

Baca juga: Inilah Cara Cegah Efek Samping Vaksin COVID, Istirahat Cukup hingga Aktif Bergerak

Baca juga: Hotline Semarang : Kendala Pendaftaran Online PPDB Bisa Ditanyakan ke Sekolah Tujuan

Baca juga: Kronologi & Pengakuan Perwira Polisi yang Pukul Petugas Jaga Polda Riau

Baca juga: Rian DMASIV Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Akun @dennysakrie Dipolisikan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved