PPDB Jateng
PPDB Jateng : Wali Murid Kesulitan Akses Titik Koordinat
Hari pertama pendaftaran PPDB Jateng Online tingkat SMA dan SMK di Jawa Tengah berlangsung lancar.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hari pertama pendaftaran PPDB Jateng Online tingkat SMA dan SMK di Jawa Tengah berlangsung lancar.
Meski ada sejumlah orangtua siswa yang datang ke sekolah untuk konsultasi maupun melakukan pembetulan data calon peserta didik (CPD) yang ada kekeliruan.
Pantauan Tribunjateng.com di SMAN 1 Semarang, tampak ada tenda posko PPDB di halaman sekolah yang melayani aduan atau konsultasi terkait pendaftaran calon siswa baru.
Sebut saja Andre mendatangi wali murid, datangi SMA Negeri 1 Semarang, Senin (21/6). Ia ingin meminta bantuan pihak Sekolah terkait dengan kebingungan yang dihadapi dalam proses PPDB.
"Rencana saya mau masukkan anak saya di SMA 1 Semarang. Nah kedatangan saya karena mau menanyakan kalau rumah saya di luar zona apakah masih bisa tetap mendaftar, " ujarnya.
Dia ingin anaknya bisa bersekolah di SMA 1 Semarang karena sudah terkenal bonafit dan favorit. Menurutnya, dari segi kualitas, dan fasilitas SMA 1 tidak perlu diragukan lagi.
"Setelah saya tanyakan ke panitia Sekolah tujuan. Solusi dari panitia bilang kalau masih bisa mendaftar namun melalui jalur prestasi," katanya pria warga Mijen.
Andre tidak sendiri, pagi itu Senin (21/6) meski pendaftaran PPDB melalui jalur online.
Masih terlihat beberapa wali murid yang datang ke SMA 1 Semarang.
Kebanyakan dari mereka ingin menanyakan secara pasti kendala yang mereka hadapi selama proses pendaftaran.
Datangi Sekolah
Panitia PPDB SMA Negeri 1 Semarang, Budiono mengungkapkan, tercatat pada Senin (21/6) sejak pagi hingga siang sudah ada sekitar 10 calon wali murid yang datang ke Sekolah.
Mereka datang karena mengalami kebingungan dalam proses PPDB, kebanyakan mengeluhkan sulit mengakses titik koordinat maupun kendala aktifasi token.
Untuk memfasiltasi pendaftar yang kebingungan, SMA 1 Semarang sejak 14 Juni hingga 28 Juni atau pada saat proses daftar ulang telah membuka posko PPDB di halaman sekolah.
Disediakan petugas yang akan membantu para calon wali murid yang mengalami kendala saat proses pendaftaran.
"Kami juga menyediakan juknis pada masyarakat yang belum jelas. Sekarang kendala yang banyak dihadapi selama masa pendaftaran adalah dalam mengakses titik koordinat. Sebelum pendaftaran, kendala mereka kebanyakan dalam proses input nilai," imbuhnya.
Persiapan Tatap Muka
Terpisah di SMAN 3 Semarang juga melayani kebutuhan terkait pendaftaran. Bahkan hingga tanggal 19 Juni panitia sudah selesai melakukan verifikasi data yang diperlukan.
Humas SMA N 3 Semarang, Arief, mengatakan verifikasi online hanya bisa dilakukan untuk siswa yang ada di Jawa Tengah.
Sebab database sudah masuk dalam sistem. Namun untuk siswa luar provinsi yang mendaftar melalui jalur pindahan, wajib melakukan verifikasi di sekolahan yang dituju.
"Alhamdulillah verifikasi data sudah kami lakukan hingga tanggal 19 Juni 2021. Namun, untuk siswa yang mendaftar melalui jalur pindahan harus datang ke sekolah langsung," terangnya.
Sekolahan yang berada di Jalan Pemuda, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah ini, mampu menampung hingga 408 siswa yang dibagi ke 12 ruang kelas. Tiap kelasnya maksimal diisi oleh 34 siswa.
"Walau belum ada sekolah tatap muka, kami akan tetap mempersiapkan segala kemungkinan. Bila benar rencana Juli nanti bisa dilakukan sekolah tatap muka, kami sudah siap," tegasnya.
Dari seluruh kapasitas siswa yang bisa ditampung, paling besar berasal dari siswa yang masuk dalam zona.
Kuotanya ada 55 persen, sisanya 20 persen untuk jalur prestasi, 15 persen untuk siswa miskin, 5 persen untuk siswa pindahan, dan 5 persen lagi untuk anak tenaga kesehatan.
Arief berharap pihak orangtua tidak perlu bingung ketika mengalami kesulitan saat mendaftarkan anaknya. Sebab, sekolahan terdekat dari domisilinya juga tersedia posko untuk membantu proses pendaftaran.
"Silahkan datang ke sekolah terdekat apabila mengalami kendala ketika mendaftar. Sehingga tidak perlu jauh-jauh ke sekolah yang dituju," pungkasnya. (tim)
Baca juga: BERITA LENGKAP : Alasan Satpol PP Tutup Swalayan Ramai Semarang
Baca juga: Klasemen Lengkap Euro 2021, Poin Pertama Langsung Antarkan Denmark ke Posisi Runner Up
Baca juga: Brimob Gadungan Tipu Janda Desa, Pinjam Mobil dengan Alasan untuk Dinas Ternyata Dibawa Kabur
Baca juga: Resepsi Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar Bakal Digelar di 2 Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-ganjar-pranowo-saat-melakukan-sidak-verifikasi-data-ppdb-di-sman-3-semarang.jpg)