Berita Solo
Gibran: Warga Solo yang Belum Kebagian Vaksin Jangan Takut, Ada Terus
Polresta Solo bersama Kodim 0735/Ska menggelar vaksinasi massal di 3 lokasi yaitu Balai Kota Solo, Gor Bung Karno, dan Gedung PMS, Sabtu (26/6/2021).
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: m nur huda
Penulis: Muhammad Sholekan
TRIBUNJATENG COM, SOLO - Polresta Solo bersama Kodim 0735/Ska menggelar vaksinasi massal di 3 lokasi yaitu Balai Kota Solo, Gor Bung Karno, dan Gedung PMS, Sabtu (26/6/2021).
Polresta Solo menyediakan 4.000 vaksin untuk mendukung program pemerintah yakni 1 juta vaksin setiap hari.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyambut baik dan mendukung vaksinasi dari Polri dan TNI terhadap percepatan vaksinasi di Solo.
Dia telah melihat lokasi-lokasi vaksinasi dan antusiasnya sangat tinggi. Solo saat ini dikepung kabupaten zona merah.
Sehingga, lanjut dia, vaksinasi sebagai ikhtiar untuk mencegah jangan sampai Solo zona merah.
“Warga Solo yang belum kebagian vaksin jangan takut. Ada terus, vaksin melimpah. Kami tidak pernah berhenti, di faskes dan mobil vaksin berjalan semua,” ungkapnya.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menambahkan Solo tetap ngebut vaksinasi, sehingga warga yang belum divaksin tidak perlu takut.
Menurutnya, vaksin merupakan kekebalan komunal bukan individu. Warga yang belum divaksin otomatis terlindungi oleh rekan dan saudara yang sudah vaksin.
“Warga yang sudah vaksin tetap terapkan protokol kesehatan. Terima kasih dukungannya, hari ini sebenarnya sudah memenuhi target lebih dari 1 juta vaksin,” jelasnya.
Dia berharap, dengan percepatan vaksinasi dapat membuat para pelajar bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Meskipun dari Gubernur Jawa Tengah, telah menginstruksikan untuk menunda PTM, Gibran tetap optimistis. Tetapi, ia melihat situasi 2-3 pekan ke depan.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan vaksinasi massal itu untuk akselerasi terbentuknya herd immunity di Kota Solo.
Hal itu sebagai dukungan Polresta Solo dalam program vaksinasi pemerintah, sejuta vaksin per hari.
Ade berharap melalui vaksinasi itu dapat menekan angka kematian akibat Covid-19 bahkan ditiadakan. Di sisi lain, angka kesembuhan bisa ditingkatkan.