Berita Kecelakaan
Petugas Tabur Kapur Putih pada Cairan dari Truk Tangki Kimia Kecelakaan di Tol Semarang
Dapak kecelakaan truk di tol Semarang yang terjun ke rumah warga. Disarankan agar untuk mengatasi cairan itu tidak dengan air tapi kapur putih.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Penulis : Iwan Arifianto
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Petugas Jasa Marga Semarang bergerak cepat menangani kecelakaan truk tangki di jalan tol hingga terjun ke pemukiman warga.
Sejumlah petugas mengamankan area kecelakaan truk, lantaran cairan kimia yang merembes dari tangki truk berbahaya bila terkena kulit.
Menurut Manajer Area Tol Semarang ABC dan Batang, Agus Pramono, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk atasi cairan kimia berupa HCL yang dibawa truk.
Baca juga: Kecelakaan Truk Tangki Kimia Terguling di Tol Semarang Lalu Terjun ke Pemukiman, Satu Rumah Hancur
Disarankan agar untuk mengatasi cairan itu tidak dengan air.
Cairan kimia tersebut efektif dihilangkan dengan menebar kapur putih.
"Kapur putih sudah kami sebar di area kecelakaan terutama untuk menutupi cairan HCL yang merembes agar tak membahayakan," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (26/6/2021).
Pihaknya juga sudah mensterilkan lokasi agar warga tak mendekat.
Pasalnya jika cairan terkena kulit maka bisa mengakibatkan gatal-gatal.
"Cairan itu akan dikirim ke pabrik besi di daerah Srondol.
Fungsi cairan itu untuk mengatasi besi- besi korosi," terangnya didampingi Manajer Tol ABC Semarang,Ronni Ermawan.
Dia menyebut, kecelakaan tersebut tak ada korban jiwa.
Kerusakan terjadi pada truk tangki, truk boks yang terparkir di depan warga.
Teras rumah warga juga rusak.
"Pembatas jalan atau guardrail di tol juga rusak," katanya.
Dia mengatakan, kecelakaan truk limbah terjadi di KM 433.
Penyebab sopir truk mengantuk lalu tak bisa mengendalikan laju truk hingga menabrak ke pembatas jalan sisi kiri lalu terguling ke pemukiman warga.
"Saat ini masih proses evakuasi, kami sudah panggil truk crane untuk evakuasi.
Kami juga bersama kepolisian, PLN, Damkar, Telkom dan lainnya, sama-sama berusaha mengevakuasi truk secepatnya," tandasnya.
Truk Tangki Timpa Rumah Warga
Diberitakan sebelumnya, truk tangki muatan cairan kimia terguling dari Jalan Tol ke pemukiman warga tepatnya di Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 07.00 WIB.
Truk tangki pelat L9628UL tersebut terjun bebas ke pemukiman warga hingga menghantam truk dan rumah warga.
Akibatnya, truk boks pelat H 1308Y F yang berada di bengkel warga hancur.
Rumah milik warga bagian depannya juga rusak.
Sopir truk Yonathan Andreanto (28) mengaku, kecelakaan lantaran mengantuk.
"Iya saya ngantuk jadi kecelakaan," katanya kepada Tribunjateng.com.
Dia menyebut, truk melaju dari arah Jatingaleh menuju ke Gayamsari.
Setiba di lokasi kejadian kendaraannya oleng dan menghantam pembatas jalan kiri tol.
"Ya saya kaget saat truk tiba-tiba terjun bebas," ungkapnya.
Akibat kecelakaan itu, lanjut dia, tak alami luka parah.
Dia hanya alami luka goresan di wajah dan bahu kiri.
"Luka dalam tidak ada. Sempat syok saja," paparnya.
Dia mengatakan, truk bermuatan cairan HCL atau asam clorida yang hendak dikirim ke perusahaan PT Raja Besi, Banyumanik.
Dia berangkat dari Surabaya pukul 18.00.
Sempat beristirahat di dekat Gerbang Tol Muktiharjo selama satu jam yakni pukul 05.00 hingga pukul 06.00.
Selepas istirahat dia melanjutkan perjalanan kembali menuju pabrik tersebut.
"Ya, kecapekaan jadi ngantuk.
Baru dua kali ini bawa muatan cairan.
Biasanya saya bawa solar," ungkap warga Kediri, Jatim itu.
Sementara itu, warga Wanto mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 07.00.
Ketika kejadian dia tengah tertidur pulas.
Dia kaget saat mendengar benturan keras di depan rumahnya.
"Saya periksa ternyata truk tangki jatuh dari jalan tol di depan rumah," katanya.
Dia pun menyuruh anggota keluarganya untuk mengungsi lantaran menduga cairan itu berbahaya.
"Saya suruh anak istri lari menjauh," ucapnya.
Menurutnya, kecelakaan itu mengakibatkan kerugian ratusan juta.
Pasalnya rumahnya rusak di bagian depan.
Truk boks yang terparkir di bengkel kenteng cat miliknya juga hancur.
"Truk saja harganya Rp400 juta sama depan rumah hancur.
Belum lagi bengkel saya tutup akibat kejadian ini," bebernya.
Pantauan Tribunjateng.com di lokasi kejadian,cairan HCL truk sempat bocor dan mengalir di jalan namun berhasil diatasi petugas.
Akibat kecelakaan truk tangki alami kerusakan di kabin truk.
Pembatas jalan tol rusak.
Kabel PLN, Telkom, dan tiang listrik rusak.
Petugas Jasa Marga, PLN, Telkom dan Damkar sudah terjun ke lokasi kejadian.
Hingga pukul 11.40, petugas masih fokus menangani cairan HCL yang berbahaya di kulit.
(Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapur-putih-agar-cairan-tak-bahayakan-warga-dan-petugas-di-kalicari-pedurungan-kota-semarang.jpg)