Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Satu RT Libur Kerja Akibat Truk Tangki Terguling dari Tol Semarang Ke Permukiman Kalicari Semarang

Warga di RT 2 RW 1, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, memilih libur kerja akibat kecelakaan truk tangki yang terjun ke jalan kawasan pemukiman mere

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Kecelakaan Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021). 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga di RT 2 RW 1, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, memilih libur kerja akibat kecelakaan truk tangki yang terjun ke jalan kawasan pemukiman mereka.

Warga memilih meliburkan diri lantaran akses jalan pemukiman mereka tertutup.

Akibat truk tangki melintang menutup seluruh jalan.

Akses jalan warga tinggal satu jalur itu pun hanya cukup untuk motor dan harus memutar lebih jauh. 

Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021).
Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

"Ya hampir semua warga satu RT sini memilih meliburkan diri akibat kecelakaan ini," ujar ketua RT 2 Harno Tridiastono kepada
Tribunjateng.com, Sabtu (26/6/2021).

Menurutnya, warga meliburkan diri lantaran akses jalan itu merupakan akses satu-satunya keluar dari kawasan tersebut. 

Terutama akses bagi kendaraan roda empat. 

Tak ayal bagi warga yang bekerja harus menggunakan mobil seperti sopir, Grabcar atau Gocar harus meliburkan diri. 

"Ya warga pilih libur atau nganggur satu hari sebab kalau mau keluar ga bisa," terangnya. 

Dia menjelaskan, kecelakaan terjadi pada pukul 07.00.

Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021).
Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021). (TribunJateng.com/Iwan Arifianto)

Truk bisa terguling dari jalan tol ke pemukiman warga di bawahnya lantaran sopir mengantuk. 

Keterangan dari sopir mengantuk karena kelelahan hendak mengirim barang cairan kimia dari Surabaya ke Banyumanik. 

Kecelakaan itu satu rumah dan truk boks hancur. 

"Untung saja saat kejadian jalan sepi. 

Ga bayangkan kalau ada warga yang lewat bisa memakan korban jiwa," paparnya. 

Diberitakan sebelumnya, truk tangki muatan cairan kimia terguling dari Jalan Tol ke pemukiman warga tepatnya di Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 07.00 WIB.

Truk tangki pelat L 9628U L tersebut terjun bebas ke pemukiman warga hingga menghantam truk dan rumah warga.

Akibatnya, truk boks pelat H 1308Y F yang berada di bengkel warga hancur.

Rumah milik warga bagian depannya juga rusak.

Kecelakaan Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021).
Kecelakaan Truk muatan cairan kimia terguling dari Tol Gayamsari meluncur ke pemukiman warga Jalan Beruang Dalam Timur, Kalicari, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/6/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

Sopir truk Yonathan  Andreanto (28) mengaku, kecelakaan lantaran mengantuk.

"Iya saya ngantuk jadi kecelakaan," katanya kepada Tribunjateng.com.

Dia menyebut, truk melaju dari arah Jatingaleh menuju ke Gayamsari.

Setiba di lokasi kejadian kendaraannya oleng dan menghantam pembatas jalan kiri tol.

"Ya saya kaget saat truk tiba-tiba terjun bebas," ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu, lanjut dia, tak alami luka parah.

Dia hanya alami luka goresan di wajah dan bahu kiri.

"Luka dalam ga ada.

Sama sempat syok saja," paparnya.

Dia mengatakan, truk bermuatan cairan HCL atau asam clorida yang hendak dikirim ke perusahaan PT Raja Besi, Banyumanik.

Dia berangkat dari Surabaya pukul 18.00.

Sempat beristirahat di dekat Gerbang Tol Muktiharjo selama satu jam yakni pukul 05.00 hingga pukul 06.00.

Selepas istirahat dia melanjutkan perjalanan kembali menuju pabrik tersebut.

"Ya kecapekaan jadi ngantuk.

Baru dua kali ini bawa muatan cairan.

Biasanya saya bawa solar," ungkap warga Kediri, Jatim itu.

Sementara itu, warga Wanto mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 07.00.

Ketika kejadian dia tengah tertidur pulas.

Dia kaget saat mendengar benturan keras di depan rumahnya.

"Saya periksa ternyata truk tangki jatuh dari jalan tol di depan rumah," katanya.

Dia pun menyuruh anggota keluarganya untuk mengungsi lantaran menduga cairan itu berbahaya.

"Saya suruh anak istri lari menjauh," ucapnya.

Menurutnya, kecelakaan itu mengakibatkan kerugian ratusan juta.

Pasalnya rumahnya rusak di bagian depan.

Truk boks yang terparkir di bengkel kenteng cat miliknya juga hancur.

"Truk saja harganya Rp400 juta sama depan rumah hancur.

Belum lagi bengkel saya tutup akibat kejadian ini," bebernya.

(Iwn)

Baca juga: Kecelakaan Truk Tangki Kimia Terguling di Tol Semarang Lalu Terjun ke Pemukiman, Satu Rumah Hancur

Baca juga: Petugas Tabur Kapur Putih pada Cairan dari Truk Tangki Kimia Kecelakaan di Tol Semarang 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved