Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apa itu Caviar? Cemilan Sultan Selebgram Sisca Kohl dari Rusia

Apa itu caviar? Cemilan sultan selebgram Sisca Kohl. Caviar biasanya disajikan di rumah makan mewah atau saat fine dining.

Tayang:
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Pixabay
Apa itu Caviar? Cemilan Sultan Selebgram Sisca Kohl 

TRIBUNJATENG.COM - Apa itu caviar? Cemilan sultan selebgram Sisca Kohl.

Caviar biasanya disajikan di rumah makan mewah atau saat fine dining.

Namun, beberapa waktu lalu selebgram Sisca Kohl menjadikannya camilan rumah.

Sisca Kohl mencoba varian caviar ikan sturgeon dari Rusia yang dimakan bersama pancake khas Rusia.

Caviarnya sendiri diambil menggunakan sendok mutiara khusus agar tidak mengubah rasa caviar.

Bersama dengan pancake Rusia dan Caviar, Sisca Kohl juga menyantap side dish berupa edible gold.

Apa Itu Caviar?

Caviar adalah makanan yang terbuat dari telur ikan yang umumnya dari ikan sturgeon.

Caviar hitam paling banyak berasal dari telur ikan sturgeon laut Kaspia di Azerbaijan, Iran, Rusia, dan Kazakstan.

Sedangkan budidaya Ikan Sturgeon hanya ada di negara China.

Telur ikan tersebut diproses dan kemudian digarami.

Caviar dipasarkan sebagai makanan mewah pelengkap makanan.

Jenis caviar yang paling mahal adalah varian Beluga, Ossetra, dan Sevruga.

Caviar dianggap sebagai makanan mewah dan disajikan dengan cara garnis atau ditabur.

Pada 2012, caviar dijual dengan harga $2.500 per pon, atau $3.000 sampai $5.000 per kilogram.

Dikutip dari KOMPAS.com, Menurut penjelasan Executive Sous Chef Restoran Amuz Gourmet Abu Halim,

harga caviar yang mahal dipengaruhi oleh ketersediaannya.

Semakin langka jenis caviar, akan semakin mahal harganya.

Jenis tingkatan caviar paling tinggi adalah caviar beluga.

Caviar beluga adalah caviar dengan kualitas bagus dan harga mahal adalah yang ditangkap secara liar.

Caviar beluga bisa dijual seharga Rp 35 juta untuk berat 250 gram. Ikan penghasil caviar ini dapat ditangkap di daerah Laut Kaspia.

Melansir dari MasterClass, proses bertelur ikan sturgeon betina penghasil caviar beluga sangat unik.

Ikan ini tidak bertelur setiap tahunnya. Ia baru mulai menghasilkan telur setelah tujuh hingga 20 tahun, tergantung pada spesiesnya.

Proses panen caviar juga istimewa, dilakukan secara manual dan mendetail.

Telur diekstraksi dengan hati-hati dari ikan, dicuci, dan disiapkan dengan tangan untuk memastikan kualitas telurnya tetap terjaga.

Seluruh koleksi hingga dua juta telur dianalisis dan setiap telur yang buruk dibuang. Karenanya caviar ini bisa dibilang langka dan spesial.

Sayangnya industri caviar kadang mengakibatkan terganggunya kelangsungan hidup spesies ikan penghasil telur.

Sehingga perdagangan caviar sering kali dilarang.

Kaviar menjadi makanan lezat alami serta kaya akan protein, asam amino, zat besi, dan vitamin B12.

Rasa caviar cenderung amis, asin dan gurih. Asin alaminya memunculkan rasa gurih khas.

Hal itu membuat caviar lebih enak disajikan dalam keadaan mentah atau masih berbentuk telur.

Bentuk caviar sendiri berukuran kecil dan tak sebesar kelereng dan dijual dalam kemasan kaleng kecil.

Kaviar terpasteurisasi memiliki tekstur yang agak berbeda.

Kaviar jenis ini tidak rapuh dan boleh tidak didinginkan sebelum dibuka.

Kaviar padat terdiri dari telur-telur rusak atau rapuh dan bisa berupa gabungan dari beberapa telur ikan yang berbeda.

Kaviar jenis ini diperlakukan khusus, diasinkan, dan dipadatkan.

Meski sesendok caviar memenuhi kebutuhan vitamin B-12 orang dewasa sehari.

Kandungan kolesterol dan garam caviar juga cukup tinggi.

Satu sendok makan caviar (16g) mengandung:

Kalori: 42, Lemak(g): 2,86, Karbohidrat(g): 0,64, Serat(g): 0, Protein(g): 3,94, Natrium(mg): 240 dan Kolesterol(mg): 94. (tribunjateng/non)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved