Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rahasia Unta Arab Lakukan Perjalanan Berminggu-minggu Tanpa Air

Unta bisa bertahan tanpa air saat melakukan perjalanan melintasi gurun pasir di bawah sengatan matahari yang terik berminggu-minggu tanpa akses air

Christantiowati/National Geographic Indonesia
Unta-unta dewasa asyik minum dari wadah besar dan memamah umul jud, rumput hijau yang dibentuk kotak-kotak besar seperti jerami kering ala petani Eropa dan Amerika. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Unta dikenal sebagai salah hewan yang mampu bertahan berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa air minum.

Hebatnya lagi, ia bisa bertahan tanpa air saat melakukan perjalanan melintasi gurun pasir di bawah sengatan matahari yang terik.

Unta arab misalnya.

Unta berpunuk satu dengan nama ilmiah Camelus dromedarius memiliki mampu berjalan hingga 160 kilometer di gurun selama berminggu-minggu tanpa akses ke air.

Analisis terhadap tubuh unta-unta arab mengunkap, mereka memiliki ginjal yang berkembang dengan baik.

Ginjal mereka terbukti memiliki peran yang signifikan dalam membantu mereka mengatasi proses dehidrasi dan rehidrasi dalam tubuh mereka.

Pada manusia, ginjal berekasi untuk menjaga kelembapan sebanyak mungkin saat tubuh kekurangan air.

Cairan disaring di korteks, area ginjal tempat air mengalir ke bagian lain yang disebut medula.

Kemudian, ion dari garam terlarut dipompa melintasi membran untuk menyebabkan ketidakseimbangan yang memaksa sebagian air untuk kembali ke darah, sementara bagian lain dari air dikeluarkan sebagai urine.

Demikian juga pada unta, mereka memiliki mekanisme serupa di tubuh mereka.

Namun yang menarik, sebuah studi baru-baru ini menemukan unta arab melakukan mekanisme itu secara ekstrem.

Menurut Science Daily, unta arab sangat beradaptasi dengan baik di lingkungan gurun untuk bertahan selama berminggu-minggu tanpa akses ke air.

Para peneliti dalam studi baru itu percaya ginjal memainkan peran penting bagi unta dalam menghindari kehilangan air dan reabsorpsi air.

Laporan studi berjudul "Multiomic analysis of the Arabian camel (Camelus dromedarius) kidney reveals a role for cholesterol in water conservation" telah terbit di jurnal Communications Biology pada 23 Juni 2021.

Studi itu lahir tahun 2015 saat dimulainya kolaborasi antara para peneliti dari University of Bristol di Inggris dam United Arab Emirates University di Uni Emirat Arab.

Dalam studi itu, tim peneliti mempelajari gen-gen di ginjal unta arab dan membandingkannya.

Mereka kemudian membandingkannya dengan gen-gen dari unta yang mengalami dehidrasi dan unta yang terhidrasi.

"Kami mengidentifikasi ratusan gen dan protein yang secara signifikan berubah di korteks ginjal dan medula pada hewan-hewan yang mengalami dehidrasi dan rehidrasi itu dibandingkan dengan kelompok kontrol," kata Fernando Alvira Iraizoz, ahli fisiologi hewan dari University of Bristol, seperti dilansir Science Times.

Tim peneliti menemukan banyak ekspresi gen yang berubah pada unta yang mengalami dehidrasi terlibat dalam menekan kolesterol di ginjal mereka, sebagaimana dilansir Science Alert.

Ketika tim mengukur jumlah kolesterol dalam membran plasma ginjal unta-unta itu, mereka menemukan unta-unta yang mengalami dehidrasi memiliki lebih sedikit kolesterol dibanding unta-unta yang terhidrasi.

Selain itu, mereka juga menemukan pengkodean untuk mengangkut ion dan air melintasi membran-membran sel juga terekspresikan lebih banyak pada unta-unta yang mengalami dehidrasi.

Temuan itu mendukung dugaan tim, penekanan kolesterol yang dibawa kondisi dehidrasi memungkinkan unta-unta itu untuk melekatkan lebih banyak air di ginjal mereka.

Para peneliti menjelaskan penurunan jumlah kolesterol dalam membran sel-sel ginjal membantu memfasilitasi pergerakan zat terlarut dan air di berbagai bagian ginjal.

Hal itu membantu ginjal untuk secara efisien menyerap kembali air dan menghasilkan urine yang sangat pekat untuk menghindari kehilangan air. (*)

Artikel ini telah di nationalgeographic.grid.id dengan judul Bagaimana Unta Arab Bisa Berjalan Berminggu-minggu di Gurun Tanpa Air?

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved