Kamis, 18 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Media Luar Negeri Beritakan Wilayah Hot Spot Varian Delta di Indnesia, Peran Ustaz Sangat Penting

Karena rumah sakit hampir penuh, banyak pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala harus diisolasi di rumah

Tayang:
Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Ribuan buruh pabrik di Kudus mengikuti vaksinasi di GOR Djarum, Sabtu (26/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Indonesia tengah menjadi sorotan dunia karena lonjakan kasus corona terutama Covid-19 varian delta.

Media luar negeri pun banyak memberitakan kasus Corona Indonesia

"Jakarta tidak sedang baik-baik saja" adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan situasi Covid-19 di Ibu Kota.

Lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi dan masih bertambah lebih dari 20 ribu orang per hari.

Pada Senin (28/6/2021) Covid-19 di RI bertambah 20.694 orang, sehingga totalnya 2.135 juta orang telah terpapar Covid-19.

Namun, meski begitu Straits Times mengungkap kasus Covid-19 yang lebih mengerikan di Indonesia.

Di kabupaten Kudus yang sangat religius yang dikenal sebagai "Kota Santri", atau "Kota Orang Alim", ulama, mahasiswa dan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah muncul sebagai garis pertahanan kedua dalam pertempuran melawan virus corona yang mematikan.

Karena rumah sakit hampir penuh, banyak pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala harus diisolasi di rumah.

Terkadang, seluruh keluarga harus dikarantina karena terpapar.

Relawan Muslim akan membagikan makanan, madu, dan suplemen kesehatan lainnya kepada mereka.

Sarmanto Hasyim, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NU di Kudus, mengatakan telah meminta saran untuk mengembangkan dan menjalankan fasilitas isolasi.

“Karena rumah sakit penuh, pasien mengisolasi diri di rumah tetapi virus dapat menyebar ke anggota keluarga lain dengan mudah karena kurangnya pemantauan,” katanya kepada ST.

Dua puluh pesantren, atau sekolah agama, telah diubah menjadi fasilitas karantina, dan yang paling lengkap - Nashrul Ummah - telah mulai menerima tidak hanya siswa pesantren, tetapi juga anggota masyarakat.

Supriyono, pejabat setempat di Nashrul Ummah, mengatakan 12 relawan digilir dalam tiga shift untuk merawat pasien, yang dirujuk ke sana setelah tes swab di klinik memastikan mereka positif Covid-19.

“Lebih baik pasien jauh dari rumah. Ada kasus suami positif dan tinggal di rumah, tetapi istrinya, kontak dekat, masih pergi ke pasar dan masjid, dan tanpa sadar dapat menularkan virus ke masyarakat, " dia berkata.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved