Berita Video

Video Polisi Tetapkan 7 Anak Pelaku Perusakan Makam sebagai Tersangka

Satreskrim Polresta Solo tetapkan 7 tersangka pelaku perusakan makam di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: abduh imanulhaq

Penulis: Muhammad Sholekan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Berikut ini video polisi tetapkan 7 anak pelaku perusakan makam sebagai tersangka.

Satreskrim Polresta Solo tetapkan 7 tersangka pelaku perusakan makam di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon. 

Penetapan tersangka ini setelah penyidik melakukan gelar perkara kasus yang terjadi beberapa waktu lalu itu. 

"Dari hasil gelar perkara yang sudah dilakukan oleh tim penyidik ditetapkan tersangka perusakan, ada 7 anak," ucap Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak saat ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (1/7/2021). 

Diketahui, tujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu merupakan para murid di kuttab. 

Sementara, untuk para pengasuh yang sebelumnya juga sempat dilakukan pemeriksaan hanya sebagai saksi. 

"Seluruh tersangka adalah anak-anak yang melakukan perusakan makam itu," jelasnya. 

Tindak lanjut dari itu, lanjut Ade, sesuai amanat Undang-undang Sistem Peradilan Anak, dari 7 anak itu dibagi menjadi dua. 

"Jadi, yang umur 12 tahun ke atas dan belum umur 18 tahun itu nanti akan dilakukan langkah-langkah diversi. Hari ini kita lakukan diversi di setiap tingkat pemeriksaan," ungkapnya. 

Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung itu menyebut, untuk anak-anak yang berkonflik dengan hukum usia di bawah 12 tahun itu melalui keputusan 3 pilar. 

"Pertama penyidik dari Satreskrim Polresta Surakarta, kedua dari Pekerja Sosial (Peksos) yang kita libatkan, dan yang ketiga dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Surakarta," jelasnya. 

Ade menjelaskan, Bapas akan memeriksa dan melakukan penelitian dari kasus ini dan memutuskan untuk anak-anak di bawah 12 tahun ini akan dikembalikan ke orangtua. 

"Atau pun nanti rekomendasi lain (dari Bapas, red) terkait pembinaan lebih lanjut bagi anak yang berkonflik dengan hukum yang dimaksud," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved