Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Kolaborasi, Kunci Utama Implementasi Ekosistem Nasional Logistik Pelabuhan Tanjung Emas

Bea Cukai Tanjung Emas undang seluruh pihak yang terlibat untuk berdiskusi pada acara sharing session DO Online.

Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Bea Cukai Tanjung Emas kini menyempurnakan sistem barang kiriman di CFS Pelabuhan Tanjung Emas. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dukung akselerasi implementasi National Logistic Ecosystem atau NLE pada Pelabuhan Tanjung Emas, Bea Cukai Tanjung Emas undang seluruh pihak yang terlibat untuk berdiskusi pada acara sharing session DO Online, SP2 Online dan Trucking Online, Rabu (09/06/21).

Penataan Ekosistem Nasional Logistik atau NLE ini masih terus ditingkatkan, mengingat pentingnya percepatan program ini untuk menekan biaya logistik yang tinggi serta peningkatan performa logistic di Pelabuhan Tanjung Emas.

Diharapkan implementasi ini, dapat mengurai kompleksitas perijinan impor, ketersediaan fast track dan kemudahan akses layanan logistik.

Bea Cukai telah lama mendukung program NLE salah satunya adalah melalui SSm Joint Inspection Bea Cukai dengan Karantina sebagai tindaklanjut Inpres 5 Tahun 2020.

Meliputi simplifikasi proses bisnis layanan pemerintah, menghilangkan repetisi dan duplikasi, kolaborasi platform logistik pemerintah dan swasta, kemudahan transaksi dan fasilitasi pembayaran, penataan sistem dan tata ruang
kepelabuhanan, serta jalur distribusi.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin mengungkapkan bahwa, “Kolaborasi merupakan kunci utama dari kesuksesan penataan NLE ini, tak hanya dari pihak pemerintah namun seluruh stakeholder di Pelabuhan Tanjung Emas.”

“Efisensi logistik ini dapat mewujudkan kemudahan dalam proses impor terkait mesin, bahan baku dan ekspor terkait produknya. Sehingga menjadi salah satu kunci utama daya tarik investasi di Indonesia.”

Sedangkan efisiensi akan mendukung ketersediaan barang dan penyeimbangan harga barang diseluruh Indonesia. Imbuh Anggita Permatasari, narasumber dari Lembaga National Single Window yang mengisi acara.

Beberapa instansi yang terlibat pada acara ini, yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas, PELINDO III Tanjung emas, TPKS Petikemas Semarang, DPP INSA, DPW ALFI/ILFA Jateng, DIY, DPA APTRINDO Jawa Tengah, DPC Organda Pelabuhan Tanjung Emas, Ketua Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) Jawa Tengah dan DIY, BPD GINSI Jawa Tengah serta seluruh pengguna jasa yang terlibat terkait proses bisnis yang melibatkan DO Online, SP2 Online maupun Tracking Online. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved