Breaking News:

Berita Human Interest

Sehari Bisa Memakamkan Sampai 12 Jenazah Pasien Covid-19, Anto: Harus Stanby 24 Jam

Membahas masalah stok APD memang tersedia, namun untuk proses pengambilannya yang lumayan membutuhkan waktu terutama administrasi dan lain-lain

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tidak hanya pasien Covid-19 yang terus meningkat di Kabupaten Tegal, kasus kematian karena terpapar Covid-19 pun ikut meningkat sejak akhir Juni 2021 atau pasca libur lebaran. 

Kondisi ini pun membuat Tim Relawan Pemakaman Satgas BPBD Kabupaten Tegal cukup kewalahan, karena hampir setiap hari selalu mendapat laporan atau tugas untuk memakamkan pasien Covid-19 secara prokes. 

Anggota Tim Relawan Pemakaman Satgas BPBD Kabupaten Tegal, Kurdianto (28), membagikan sedikit pengalamannya menjadi Tim Pemakaman bahkan sudah sejak awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia khususnya Kabupaten Tegal.

Pria yang memiliki sapaan Anto ini menuturkan, selama menjalankan tugasnya ia mengalami beberapa kendala namun yang paling sering ditemui yaitu masalah ketersediaan APD. 

Membahas masalah stok APD memang tersedia, namun untuk proses pengambilannya yang lumayan membutuhkan waktu terutama administrasi dan lain-lain. 

Sehingga imbasnya sering terjadi keterlambatan proses pemakaman. 

Selain itu, melihat kasus kematian yang terus meningkat dan jumlah personil yang terbatas, sehingga tim pemakamam jenazah pasien Covid-19 dibagi menjadi dua tim. 

Hal tersebut dilakukan supaya semua pemakaman bisa teratasi terutama yang proses pemakamannya berlangsung di hari yang sama. 

Karena dalam sehari Anto bersama timnya pernah memakamkan jenazah sampai tiga orang sekaligus diwaktu yang bersamaan. 

"Akhir Juni 2021 jumlah pemakaman pasien Covid-19 meningkat pesat sampai sekarang. Jika sebelum Juni rata-rata pemakaman per hari maksimal 5 jenazah, saat ini per hari mencapai 10-12 jenazah. Sehingga peningkatannya cukup lumayan," jelas Anto, pada Tribunjateng.com, Senin (5/7/2021). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved