Breaking News:

Game online

Terdapat Mode Hancurkan Kakbah, Game Fortnite Tuai Kecaman

Fortnite dinilai telah menghina umat islam karena di dalam game online tersebut terdapat mode yang mengharuskan pemain menghancurkan Kakbah.

Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunnews.com/Istimewa
Game online Fortnite dengan misi menghancurkan Kakbah. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Beberapa hari terakhir, game online Fortnite menuai kecaman dari berbagai belahan dunia.

Fortnite dinilai telah menghina umat islam karena di dalam game online tersebut terdapat mode yang mengharuskan pemain menghancurkan Kakbah untuk menyelesaikan misi.

Seperti diketahui, kakbah merupakan pusat atau kiblat umat Islam di seluruh dunia dan menjadi tempat suci yang dijaga kesakralannya.

Baca juga: Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Cek Online di eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Dalam permainan Fortnite memang ada bagian di mana pemainnya diminta menghancurkan Kakbah untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya.

Akibatnya, Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo merilis peringatan keras kepada umat muslim untuk tidak memainkan game yang dirintis Epic Games ini.

"Ini bisa mempengaruhi kepercayaan dan mental anak muda.

Ini juga meremehkan pentingnya tempat suci bagi umat Islam," tulis pernyataan Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo yang dikutip Middle East Monitor, Senin (5/7/2021).

Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo juga melarang keras kepada semua game online yang kontennya mengandung unsur kekerasan atau mengandung ide-ide palsu.

Halbitu dilakukan sebab permainan game bisa mendistorsi iman atau menunjukkan penghinaan terhadap agama.

Hal serupa juga kerap dilakukan Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo terhadap game yang dinilai melanggar norma agama dan isinya bersifat merusak kepercayaan agama seseorang.

Lembaga itu tak henti-hentinya memperingatkan beberapa game elektronik yang berperan dalam mengalihkan anak muda dari tugas dasar mereka untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan yang berguna.

"Al-Azhar International Center sebelumnya memperingatkan beberapa game elektronik yang menyita pikiran anak muda, mengalihkan mereka dari tugas dasar untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan yang berguna, dan mengunci mereka di dunia maya sambil menghasut kebencian dan merugikan orang lain," demikian pernyataan dari Al-Azhar International Center melalui akun Facebook resminya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Game Fortnite Dikecam di Mana-mana karena Munculkan Mode Hancurkan Kabah

Baca juga: Pembunuh Pengusaha Emas Papua Ternyata Warga Afghanistan, Ada Motif Asmara

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved