Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Ciptakan Aplikasi Kesehatan, Mahasiswa Asal Jateng ‎Juara 1 Kompetisi Teknologi Digital di Taiwan

Karya kelompok mahasiswa Indonesia yang diberi nama FINIC itu berhasil meraih juara pertama

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
istimewa
Lima mahasiswa Indonesia meraih juara pertama pada lomba National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) Glocal Digital Service & Innovation Competition pada 3 Juli 2021 kemarin, di Taiwan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tim Diaspora Indonesia meraih juara pertama pada lomba National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) Glocal Digital Service & Innovation Competition pada 3 Juli 2021 kemarin. 

Karya kelompok mahasiswa Indonesia yang diberi nama FINIC itu berhasil meraih juara pertama.

Aplikasi tersebut dikembangkan lima mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan akademik S3 di Taiwan

Satu di antaranya merupakan Albert Christian, warga Kabupaten Kendal yang ikut terlibat merancang aplikasi tersebut.

Aplikasi itu menawarkan layanan satu atap untuk industri kesehatan, mulai dari pemeriksaan gejala penyakit pengguna, pencarian klinik berdasarkan gejala dan lokasi pengguna, pemesanan janji temu dokter secara online, penelusuran riwayat kesehatan, hingga fitur darurat seperti 'panic button'. 

Aplikasi unik dan kaya fitur ini juga dapat diakses dengan mudah dari salah satu aplikasi chatting chatting paling populer di Taiwan, LINE. 

NYCU Glocal Digital Service & Innovation Competition adalah sebuah perhelatan lomba selama 3 hari yang bertujuan untuk menginspirasi inovasi di dunia pasca pandemi, dengan fokus pada penciptaan layanan kesehatan digital yang inovatif.

Acara ini digelar NYCU bekerja sama dengan LINE Corporation dan DeepQ, sebuah perusahaan teknologi AI di Taiwan.

Kompetisi itu diikuti sebanyak 21 tim dari berbagai universitas yang tersebar di Taiwan.

Peserta juga berasal dari berbagai negara seperti Haiti, Indonesia, India, Vietnam, Saint Lucia, Thailand, Pakistan, Ukraina, Rusia, Korea Selatan, China, Hong Kong dan Taiwan.

Sebagian besar kompetisi ini dilangsungkan secara virtual karena masih dalam kondisi pandemi. 

Peserta mengembangkan aplikasi berbasis Chatbot yang disediakan oleh LINE, dikombinasikan dengan Open Data, untuk menciptakan inovasi baru pada topik terkait.

Direktur Internasional NCYU, Prof. Kuan-Neng Chen menjelaskan, acara tersebut disponsori Delta, Micron dan Spring Foundation NCTU secara antusias.

The Spring Foundation secara khusus menyelenggarakan 'Spring Foundation Innovation Award', untuk memberi penghargaan kepada tim yang berani dan inovatif selain tiga teratas, untuk menggemakan karakteristik alumni dalam inovasi dan kewirausahaan yang berani. 

Wakil Direktur Internasional Kampus NCTU, Prof. Mong-Hwa Chin, mengatakan keberhasilan acara ini merupakan dorongan besar bagi internasionalisasi kampus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved