Breaking News:

PPKM Darurat

Terlanjur Ngamar Bareng, Ternyata Pasangan Muda Mudi Pati Positif Corona

Berdasarkan tes usap (swab) antigen, dua orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
Satpol PP Pati
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati menyegel rumah indekos di Jalan Pati-Tayu, turut Desa Kutoharjo Kecamatan Pati, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati akhirnya menyegel rumah indekos di Jalan Pati-Tayu, turut Desa Kutoharjo Kecamatan Pati, Rabu (7/7/2021).

Hal ini lantaran petugas menemukan bahwa rumah kos tersebut digunakan sebagai tempat asusila, termasuk prostitusi terselubung.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiono mengatakan, pihaknya pernah menemukan pasangan muda-mudi di bawah umur (usia SMP) di tempat kos tersebut.  

Kemudian, pada Selasa (5/7/2021) lalu, pihaknya menemukan empat pasang muda-mudi yang bukan suami-istri sedang ngamar di rumah kos tersebut.

Mereka terpergok saat petugas tengah melaksanakan razia penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Berdasarkan tes usap (swab) antigen, dua orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

 “Mereka kemudian kami bawa ke tempat isolasi terpusat di Hotel Kencana," ujar dia.

Sugiono menyebut, rumah kos tersebut juga disewakan oleh pemiliknya secara short time, dengan tarif per jam Rp50 ribu. 

Dari hasil pengecekan data, ditemukan bahwa tempat tersebut tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Akhirnya, petugas menyegel dan menutup sementara tempat kos tersebut.

Pada bangunan kos tersebut dipasang spanduk bertuliskan "Usaha rumah kos ini tidak boleh beroperasi sebelum memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)". (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved