Breaking News:

Berita Kajen

Juragan Tempe Diduga Depresi Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Pait Pekalongan

Diduga alami depresi seorang pria bernama Rusdini (30) dukuh Gombong, RT 10 RW 2, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Catur waskito Edy
dok SAR Bumi Santri
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran Diduga alami depresi seorang pria bernama Rusdini (30) dukuh Gombong, RT 10 RW 2, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menceburkan diri ke Sungai Pait yang ikut di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN -  Diduga alami depresi seorang pria bernama Rusdini (30) dukuh Gombong, RT 10 RW 2, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menceburkan diri ke Sungai Pait yang ikut di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

Kapolsek Sragi Iptu Iman Santoso saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Betul mas, kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB bahwa ada orang yang menceburkan diri ke Sungai Pait," kata Kapolsek Sragi Iptu Iman Santoso, Kamis (8/7/2021) siang.

Informasi awal yang didapati melalui keterangan saksi, jika korban diduga mengalami depresi.

Menurut Kapolsek Sragi berdasarkan dari keterangan keluarga, korban pernah dagang tempe di Solo terus bangkrut jadi depresi.

"Keterangan keluarga, korban itu keluar rumah sekira pukul 01.00 WIB, terus diikuti oleh keluarga berjalan ke arah sungai. Keluarga tidak berani mendekat karna takut mengamuk," ujarnya.

Pihaknya menambahkan saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian korban.

Sementara itu, Nidhomudin petugas SAR Bumi Santri mengatakan, jika pencarian korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan, namun belum membuahkan hasil.

"Hingga saat ini korban belum ditemukan oleh tim SAR gabungan," katanya.

Ia menjelaskan, pancarian korban dengan menyisiri Sungai Pait sejauh 500 meter dari titik lokasi.

"Selain menyisir menggunakan perahu karet, tim juga melakukan pencarian dengan jalur darat," jelasnya. (*)

Baca juga: Heboh Air di Bak Mandi Berwarna Merah di Wonogiri, Setelah Diselidiki Ternyata Darah Manusia

Baca juga: Lumayan! Terdampak PPKM Darurat, 3.000 PKL di Kebumen Terima Bantuan Rp 750 ribu dari Pemkab

Baca juga: Disporapar Kendal Pastikan 41 Destinasi Wisata Tutup saat PPKM Darurat

Baca juga: Final Euro 2020, Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto: Italia Akan Bermain dengan Teamwork Bagus 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved