Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Euro 2020

Insiden Laser di Mata Schmeichel Berbuntut Panjang, Inggris Melanggar 3 Pasal dan Dapat Sanksi Berat

Insiden Laser di Mata Schmeichel Berbuntut Panjang, Inggris Melanggar 3 Pasal dan Dapat Sanksi Berat

TWITTER.COM/AKWYZ
Insiden Laser di Mata Schmeichel Berbuntut Panjang, Inggris Melanggar 3 Pasal dan Dapat Sanksi Berat 

Insiden Laser di Mata Schmeichel Berbuntut Panjang, Inggris Melanggar 3 Pasal dan Dapat Sanksi Berat

Klik di Sini untuk Membaca Berita Lainnya tentang Euro 2021

TRIBUNJATENG.COM - Insiden sinar laser di laga semifinal Euro 2021 Inggris vs Denmark berbuntut panjang.

Kini pihak federasi sepak bola Eropa UEFA memberikan ketegasan untuk meninndak kejadian tersebut.

Tak hanya soal laser saja, UEFA juga menindaklanjuti perbuatan suporter Inggris yang menyalakan kembang api di stadion dan gangguan suporter saat menyanyikan lagu kebangsaan Denmark.

Dikabarkan, UEFA mendakwa Inggris atas insiden berdasarkan Pasal 16(2)(d), (g) dan (c) peraturan disiplin UEFA.

Baca juga: Setelah Euro 2020, Bek Timnas Denmark Ini Bakal Jadi Rebutan Klub-Klub Besar

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Final Euro 2021 Italia Vs Inggris di Mola TV dan RCTI

Baca juga: Dengan Semangat 1966, Harry Kane Bertekad Bawa Pulang Trofi Euro 2020

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Jagokan Italia Juara Euro 2020: Inggris Tak Layak ke Final

Berdasarkan pasal di atas, UEFA memberikan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sebesar 30 Ribu Euro.

Sebuah pernyataan dari UEFA mengatakan bahwa badan disipliner, "memutuskan untuk mendenda Asosiasi Sepak Bola Inggris 30.000 Euro untuk penggunaan laser pointer, gangguan selama lagu kebangsaan dan pengaturan kembang api."

Diketahui, dalam laga Inggris vs Denmark yang berkesudahan dengan skor 2-1, suporter The Three Lions berperilaku kurang menyenangkan.

Perilaku tidak menyenangkan itu adalah menyoraki lagu kebangsaan Denmark dan menyorotkan laser ke wajah kiper timnas Denmark, Kasper Schmeichel.

Selain itu, penggemar timnas Inggris juga kedapatan menyoraki lagu kebangsaan Denmark serta menyalakan kembang api di dalam Stadion Wembley.

Tak lama setelah pertandingan semifinal itu usai, UEFA langsung membuka investigasi untuk mengusut perbuatan penggemar timnas Inggris tadi.

"Proses investigasi telah dibuka setelah laga semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark yang digelar 7 Juli di Stadion Wembley, London," bunyi pernyataan UEFA, dikutip dari The Athletic.

"Tuduhan untuk Inggris adalah penggunaan penunjuk laser dari suporter, gangguan yang disebabkan suporter saat nyayian lagu kebangsaan, dan penyalaan kembang api oleh suporter."

"Kasus ini akan diurus oleh Badan Kontrol, Etika, dan Disipliner UEFA (CEDB)," tulis pernyataan UEFA.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved