Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Euro 2020

Legenda Inggris Ini Tak Habis Pikir Lihat Taktik Gareth Southgate, Rio Ferdinand: Memang Begitu Kan?

"Saya rasa strateginya memang seperti itu bukan? Ada pemain yang sengaja dimasukkan untuk menjadi penendang adu penalti,"

Editor: muslimah
CARL RECINE / POOL / AFP
Reaksi para pemain Inggris setelah gol pertama Italia dalam pertandingan final sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. CARL RECINE / POOL / AFP 

TRIBUNJATENG.COM - Legenda hidup sepakbola Inggris, Alan Shearer merasa aneh melihat strategi yang diterapkan pelatih Inggris, Gareth Southgate

Taktik aneh itulah yang dinilainya menjadi biang keladi kekalahan Inggris di partai Final Euro 2020.

Dalam laga final, Inggris kalah adu penalti lawan Italia.

Bek Italia Giorgio Chiellini mengangkat trofi Kejuaraan Eropa selama presentasi setelah Italia memenangkan pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Bek Italia Giorgio Chiellini mengangkat trofi Kejuaraan Eropa selama presentasi setelah Italia memenangkan pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (Tribunnews.com/MICHAEL REGAN / POOL / AFP)

Shearer mengaku tak habis pikir dengan keputusan Southgate baru memasukkan dua pemain, Marcus Rashford dan Jadon Sancho, saat extra time babak ke-2, akan berakhir.

Strategi itu dibaca Shearer bila Southgate sengaja ingin menjadikan Rashford dan Sancho, memang untuk mengambil tendangan penalti.

Baca juga: Ini Dia Luke Shaw, Pencetak Gol Tercepat dalam Sejarah Final Euro

Baca juga: Italia Juara Euro 2020, Mancini Jadi Pangeran Tampan yang Bangunkan Cinderella dari Tidur Panjang

Parahnya, dua pemain itu, semuanya gagal dalam adu penalti, hingga mengakibatkan gelar juara yang sudah ditunggu Inggris sejak 1966, melayang.

"Aneh melihat pemain yang baru masuk langsung mendapat tugas untuk menjadi algojo penalti,"

"Mereka belum merasakan laga sama sekali, lalu masuk dan harus menanggung tekanan mental di adu penalti," ujar Shearer.

Taktik Southgate ini kemudian dibela oleh Rio Ferdinand.

"Saya rasa strateginya memang seperti itu bukan? Ada pemain yang sengaja dimasukkan untuk menjadi penendang adu penalti,"

"Rashford adalah penendang penalti yang baik di Manchester United. Tapi semua pemain bisa gagal dalam adu penalti, pemain hebat mamapun bisa gagal," kata Ferdinand.

Alan Shearer kemudian kembali menyangkal pernyataan Ferdinand.

"Iya, tapi tidak dengan memasukkan mereka ketika laga sudah selesai,"

"Bung, mereka baru duduk selama 3 jam di bangku cadangan, dan ketika masuk harus sudah menjadi eksekutor penalti," semprot Shearer.

3 Penalti Gagal

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved