Berita Regional
Seorang Kades di Sumedang Sekap dan Aniaya Anak di Bawah Umur di Kantor Desa
Di Sumedang, terjadi penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan anggota DPRD Sumedang dan seorang oknum kepala desa.
TRIBUNJATENG.COM, SUMEDANG - Di Sumedang, Jawa Barat, terjadi penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan anggota DPRD Sumedang dan seorang oknum kepala desa.
Perkara tersebut telah dilaporkan ke Mapolres Sumedang.
Sebuah fakta baru muncul dalam kasus tersebut.
Baca juga: Kabar Terkini Angelina Sondakh, Setelah Bebas Nanti Sudah Bertekad Menekuni Pekerjaan Baru
Seorang gadis di bawah umur turut menjadi korban, yakni EP.
Gadis di bawah umur itu adalah saudara dari A, lelaki yang juga di bawah umur, yang menjadi korban utama di dalam peristiwa penganiayaan dan penyekapan itu.
Dia mengaku turut menjadi korban yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, serta anggota DPRD Sumedang.
EP pun mengaku mengalami pelecehan yang dilakukan oleh kepala desa berinisial SU itu.
Peristiwa aksi kekerasan tersebut terjadi di Kantor Desa Cilengkrang pada Jumat (9/7/2021) malam.
"Saya tidak menerima karena saya dibilang cewek enggak benar dan dipukuli pakai sandal.
Orang tua saya juga belum pernah memukuli saya," kata EP kepada TribunJabar.id melalui sambungan seluler, Minggu (11/7/2021).
EP mengatakan, pihaknya mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari kepala desa berinisial SU itu.
"Saya dimarahi, dia (kepala desa) menyebut jika saya sebagai cewek murahan.
Dia menuduh saya mabuk, dia menyuruh saya tes urine.
Padahal saya baru pulang dari pesantren di Tasikmalaya," kata dia.
Selain itu, kata dia, kepala desa tersebut mengatakan tidak takut jika dilaporkan ke siapa pun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-terhadap-anak_20160815_225843.jpg)