Vaksinasi
Stok Vaksin Pati Menipis Tinggal 3 Hari, Bupati Minta Bantuan Gubernur Ganjar Pranowo
Bupati Pati Haryanto memperkirakan, stok vaksin yang tersedia saat ini hanya cukup untuk kebutuhan selama tiga hari.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Persediaan dosis vaksin di Kabupaten Pati menipis.
Bupati Pati Haryanto memperkirakan, stok vaksin yang tersedia saat ini hanya cukup untuk kebutuhan selama tiga hari, yakni hingga Rabu (14/7/2021).
Hal tersebut dia ungkapkan ketika menyampaikan laporan pada Gubernur Ganjar Pranowo dalam Rapat Koordinasi Penangangan Covid-19 Jawa Tengah secara daring, yang ia ikuti dari Pendopo Kabupaten Pati, Senin (12/7/2021).
"Karena itu kami mohon agar persediaan vaksin kami ditambah, untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Pati," kata dia.
Haryanto menyebut, setiap hari pihaknya menargetkan pada 29 Puskesmas yang ada di Pati untuk melakukan vaksin terhadap 200 warga.
Sehingga, kebutuhan dosis vaksin harian di Pati mencapai 5.800.
Adapun berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, stok vaksin di Pati saat ini ialah 1.159 vial atau 11.590 dosis.
Pada kesempatan tersebut, Haryanto juga menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah membantu percepatan vaksinasi di Pati.
"Terimakasih kepada pangdam dan Kapolda karena beberapa perusahaan sudah dibantu untuk melaksanakan vaksinasi. Di PT Dua Kelinci sudah selesai hampir lima ribuan, lalu PT Garuda Food, kemudian PT Sejin dan beberapa perusahaan lain," ujar Haryanto.
Menipisnya stok vaksin ini rupanya juga terjadi di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Merespons hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta stok vaksin yang dimiliki Pangdam Diponegoro sebanyak 33.830 vial untuk didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. (mzk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/stok-vaksin-pati-menipis.jpg)