Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PPKM Darurat

Kondisi Terkini Kawasan Karaoke Gambilangu GBL Semarang Selama PPKM Darurat

Kawasan Kampung Karaoke Rowosari Atas atau Gambilangu (GBL) di RW 6, Mangkang Kulon,  Tugu, Kota Semarang memilih tutup

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Dok Pakkar
Kondisi lengang kawasan Kampung Karaoke Rowosari Atas atau Gambilangu (GBL) di RW 6, Mangkang Kulon,  Tugu, Kota Semarang, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kawasan Kampung Karaoke Rowosari Atas atau Gambilangu (GBL) di RW 6, Mangkang Kulon,  Tugu, Kota Semarang memilih tutup selama pemberlakukan PPKM Darurat.

Sebanyak 50 wisma karaoke tutup, total ada 100 pekerja baik pemandu lagu dan operator karaoke terpaksa meliburkan diri.

Untuk bertahan hidup mereka menggunakan uang tabungan. Selain itu, adapula PL yang hijrah bergabung ke kawasan karaoke di GBL Kendal.

Ketua Paguyuban Kampung Karaoke Rowosari Atas (Pakkar) Dion mengatakan, di kawasannnya terdapat 50 wisma karaoke.

Total ada 70 pekerja pemandu lagu dan 30 operator karaoke.

"Mereka mayoritas memilih pulang kampung.

Khusus untuk pemandu lagu sebagian atau 40 persen memilih ikut bekerja di GBL Kendal yang masih tetap beroperasi selama PPKM Darurat," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/7/2021).

Dia menyebut, memilih untuk menutup kawasan Kampung Karaoke Rowosari Atas lantaran mematuhi anjuran pemerintah.

Pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka covid-19 yang terus meningkat selama sebulan terakhir.

"Pemerintah berupaya menekan penyebaran Covid-19 dengan pemberlakukan PPKM Darurat jadi sepenuhnya kami dukung," katanya.

Ketika disinggung wacana perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 minggu, dia mengatakan, sebagai pelaku usaha hiburan tentu keberatan.

Di sisi lain, pihaknya tak mampu berbuat banyak.

Dia menyebut, selama PPKM Darurat sejauh ini para pekerja karaoke menggunakan uang tabungan untuk bertahan hidup.

Jika PPKM Darurat diperpanjang mereka tentu akan menjual aset yang dimiliki.

Hal itu tak jauh berbeda dengan masa awal pandemi Covid-19 pada Maret hingga Juni 2020 silam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved