Belajar dari Rumah
Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 152 153 155 157 161 Subtema 3 Pembelajaran 4
Kunci jawaban Tema 9 Kelas 5 halaman 152 153 155 157 161 Subtema 3 Pembelajaran 4 tentang Benda Tunggal dan Campuran Buku Siswa Tematik Terpadu.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Berikut kunci jawaban Tema 9 Kelas 5 halaman 152 153 155 157 161 tentang Benda Tunggal dan Campuran.
Kunci jawaban Tema 9 Kelas 5 halaman 152 153 155 157 161 ada dalam Buku Siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017.
Sesuai kunci jawaban, Tema 9 Kelas 5 halaman 152 153 155 157 161 bukunya berjudul Benda Tunggal dan Campuran.
Kemudian kunci jawaban Tema 9 Kelas 5 halaman 152 153 155 157 161 yang dibahas ialah Subtema 3 Pembelajaran 4.
Pada Subtema 3, materinya terkait Benda Tunggal dan Campuran.
Kunci jawaban Buku Tematik Tema 9 kelas 5 ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman dalam mengoreksi hasil belajar anak.
Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawab soal sendiri.
Setelah itu, gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
Berikut Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 152 153 155 157 161 Subtema 3 Pembelajaran 4.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 100 101 102 Subtema 2 Pembelajaran 4 Buku Siswa Tematik Terpadu
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 6 Buku Tematik Tema 7 halaman 53 54 55 58 59
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 3 SD 96 Sampai 101 Lambang Pancasila
Simak soal dan kunci jawaban tema 9 kelas 5 SD halaman 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 4.
Dalam Buku Tematik Tema 9 Kelas 5 SD terdapat 4 Subtema.
Subtema 1 dalam Buku Tematik Tema 9 Kelas 5 SD adalah Benda Tunggal dan Campuran.
Untuk Subtema 2 adalah Benda dalam Kegiatan Ekonomi.
Subtema 3 adalah Manusia dan Benda di Lingkungannya.
Terakhir, Subtema 4 adalah Kegiatan Berbasis Literasi.
Pembelajaran 4 halaman 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 terdapat dalam Subtema 3.
Simak kunci jawaban Tema 9 Kelas 5 SD halaman 152, 153, 155, 157, dan 161 Buku Tematik, Subtema 3 Pembelajaran 4.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169 dan 170 Subtema 1 Pembelajaran 4 Pokok Pikiran Bacaan Teks
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 Halaman 20 21 23 24 25 26 27 28 Peta Asia Tenggara Pembelajaran 3
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 3 SD 96 Sampai 101 Lambang Pancasila
Kunci Jawaban Halaman 152 - 153
Ketika Edo sedang asyik menonton berita bersama ayah dan ibunya, tiba-tiba diselingi iklan. Salah satu iklan yang muncul, terlihat dalam cuplikan gambar berikut.
Amatilah iklan yang dilihat Edo.
Setelah mencermati iklan tersebut, lakukan kegiatan berikut.
1. Informasi apa saja yang kamu peroleh?
2. Simpulkan informasi yang kamu peroleh dengan kalimat sendiri.
Tuliskan pada kolom berikut.
Jawaban:
- Iklan tersebut berisi tentang penawaran sebuah produk sabun mandi.
- Produk sabun mandi itu berfungsi untuk membuat badan wangi dan segar.
- Produk sabun mandi tersebut bermerk "Keren".
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169 dan 170 Subtema 1 Pembelajaran 4 Pokok Pikiran Bacaan Teks
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 Halaman 20 21 23 24 25 26 27 28 Peta Asia Tenggara Pembelajaran 3
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 2 SD Halaman 13 14 15 16 17 Subtema 1 Pembelajaran 2 Buku Tematik
Ayo Membaca
Iklan elektronik adalah iklan yang menggunakan media berbasis perangkat elektronik. Secara spesifik, iklan elektronik dapat berupa:
1. Iklan Radio
Iklan radio memiliki karakteristik hanya dapat didengarkan melalui audio (suara) saja. Suara tersebut dapat berupa suara/kata-kata manusia yang teratur, musik, dan sound effect (suara-suara yang tidak beraturan maupun efek suara alam.
2. Iklan Televisi
Iklan televisi memiliki karakteristik mengandung suara, gambar, dan gerak. Oleh karena itu, pesan yang disampaikan sangat menarik perhatian dan impresif.
3. Iklan Media Digital Interaktif (Internet)
Iklan Media Digital Interaktif (internet) adalah iklan yang memanfaatkan media internet untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Iklan ini disampaikan dalam bentuk website, blog, maupun youtube. Iklan ini dapat berupa video maupun banner animasi.
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 50 51 52 53 54 55 & 56, Kekayaan Alam Indonesia
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 59 60 63 64 Subtema 2 Pembelajaran 1 Benda di Sekitar Kita
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 6 Pembelajaran 6 SD Tema 7 Subtema 2 Soal Halaman 100 101 102
Kunci Jawaban Halaman 154 - 155
Ayo Berlatih
Amatilah iklan elektronik, baik iklan di radio, televisi, maupun internet.
Tuliskan informasi yang disampaikan dari iklan yang kalian amati. Berikan juga tanggapan terhadap iklan yang kamu amati. Apakah iklan menarik dan jelas dalam penyampaiannya? Tuliskan dalam kolom berikut.
Pernahkah kamu mengamati iklan elektronik yang berisi anjuran untuk menjaga persatuan dan kesatuan? Coba, carilah iklan dari media elektronik berisi anjuran untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Ceritakan iklan yang kamu amati dengan menuliskan pada kolom berikut.
Jawaban:
Jawaban disesuaikan dengan iklan yang ditemukan siswa
Persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa, harus tetap dijaga oleh semua warga masyarakat. Agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga, semua warga masyarakat harus selalu mengembangkan sikap toleransi, rasa persatuan dan kesatuan, dan kekeluargaan. Tidak hanya warga masyarakat, pemimpin-pemimpin bangsa pun selalu berupaya untuk membina persatuan dan kesatuan hidup bermasyarakat dan berbangsa.
Usaha-usaha yang dilakukan pemimpin bangsa dalam membina persatuan dan kesatuan bermasyarakat dan berbangsa antara lain:
1. mengadakan festival budaya,
2. mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di setiap acara resmi di mana pun berada,
3. menjalankan pemerintahan secara adil dan terbuka,
4. mengadakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,
5. menciptakan kebebasan masyarakat untuk memeluk agama dan melakukan ibadah sesuai agamanya masing-masing,
6. membina sikap saling menghormati dan menghargai antarpemeluk agama,
7. mengadakan peringatan hari-hari besar nasional dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Setiap warga masyarakat harus selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan agar tercipta kerukunan hidup. Jika anggota masyarakat tidak memiliki rasa persatuan dan kesatuan, maka ia akan berbuat semaunya dan pada akhirnya menimbulkan permasalahan.
Beberapa contoh perilaku yang tidak menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga mengakibatkan tidak rukun, antara lain:
1. peserta didik bersikap sombong dan memilih-milih teman di sekolah,
2. pertengkaran antarwarga,
3. tawuran antarpelajar atau warga,
4. merendahkan atau mengejek agama lain sehingga terjadi perselisihan,
5. konflik antarsuku, dan lain-lain.
Perilaku-perilaku di atas, harus dihindari dan diupayakan tidak terjadi dengan cara memperbesar rasa teloransi.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 29 30 31 33 Subtema 1 Pembelajaran 4 Benda Tunggal dan Campuran
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 SD Halaman 42 43 44 45 46 Pembelajaran 5 Revolusi Bumi
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 23 24 25 26 27 28 29 30 Hemat Energi
Kunci Jawaban 157 - 161
Ayo Bermain Peran
Kamu dapat belajar tentang pentingnya menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan dengan bermain peran. Bentuklah kelompok terdiri atas enam anak. Keenam anak itu nantinya berperan sebagai Siti, Lani, Udin, Beni, Dayu, dan Pak Guru. Pelajari naskah untuk bermain peran berikut. Berlatihlah sampai kelompok kalian menguasai dan bermain peranlah di depan kelas.
Kesombongan Membawa Petaka
Sekolah sedang mengadakan kegiatan jelajah alam yang diikuti oleh peserta didik kelas 5 dan 6. Mereka terbagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Dalam kegiatan jelajah alam tersebut, tim yang paling giat dan bisa menyelesaikan tugas dengan baik, akan mendapatkan penghargaan. Siti, Leni, Udin, Beni, dan Dayu berada pada satu kelompok. Beni adalah anak yang pintar, namun kurang bisa bekerja sama dengan temannya karena sikapnya yang sombong. Dayu sebagai pemimpin regu merasa kesulitan mengatur anggota regunya. Acara jelajah alam pun dimulai, mereka segera memasuki hutan untuk mencari jejak. ”Kalau cuma begini sih kecil, aku tahu betul kondisi hutan ini. Pasti kelompok kita yang menang nantinya,” kata Beni dengan sombong. “Kita tidak boleh sombong Beni, yang terpenting kita harus selalu bersama dan tidak boleh terpisah,” kata Dayu.
Tiba-tiba Lani berkata, ”Lihat... ada persimpangan di depan. Kita harus memilih jalan yang mana ya?” “Sepertinya ada sandi yang harus kita pecahkan, untuk bisa tahu jalan mana yang harus kita pilih,” kata Siti. “Biar aku saja yang mengerjakan sandi itu, kalian tunggu di sini saja,” kata Beni. “Kita kerjakan bersama-sama saja, kan kita satu kelompok,” kata Dayu.
“Nanti malah kelamaan. Sudah, biar aku saja yang mengerjakan. Kalau cuma sandi begituan, sih, gampang. Kalian nurut saja, biar kelompok kita sampai paling cepat dan dapat juara,” kata Beni. “Tidak bisa begitu.. kita kerjakan bersama saja,” kata Udin. Kemudian, mereka berdiskusi memecahkan sandi untuk menentukan arah yang harus mereka pilih. Diskusi berjalan alot karena ada perbedaan antara Beni dan teman-temannya.
“Menurutku, sandi itu mengatakan bahwa kita harus mengambil jalan ke kanan. Tapi, biar kita sampai di pos paling cepat, kita cari jalan pintas saja. Kita berjalan ke kiri memotong arah. Aku tahu hutan ini, karena aku pernah ke sini berkali-kali,” ujar Beni mantap.
“ Tidak, kita harus berjalan sesuai petunjuk arah,” kata Udin. “Sekarang aku tanya, di sini yang paling pintar siapa? aku kan! Aku juara kelas, kalian semua memiliki peringkat di bawahku. Itu berarti kalian harus menuruti kata-kataku. Aku yakin keputusanku yang paling benar,” kata Beni dengan sombong.
Mereka terus berdebat. Dayu, Lani, Udin dan Siti sependapat, sedangkan Beni tidak sependapat sendiri.
“Sudah..., sekarang kita ikut suara terbanyak saja. Aku, Lani, dan Siti setuju dengan pendapat Udin. Berarti kita jalan ke kanan,” kata Dayu.
“Tidak. Silakan saja kalian berjalan sendiri, pasti nanti kalian yang akan tersesat karena jalannya memutar kalau menuju pos. Biar aku sendiri berjalan ke kiri,” kata Beni.
“Jangan Beni. Kita kan harus selalu bersama. Jangan pergi sendiri, nanti kalau kamu yang tersesat bagaimana? Pokoknya, kita harus tetap bersatu,” ujar Lani.
“Kalau begitu, kalian harus menuruti kata-kataku. Kita berjalan ke kiri,” kata Beni.
“Tapi kompasnya membidik 60 derajat ke arah utara, sesuai kata-kata pada sandi itu. Berarti, kita harus mengambil arah kanan,” kata Siti sambil membidik kompas di tangannya.
“Apa pun alasannya, aku akan berjalan ke kiri. Itu keputusanku, karena aku lebih tahu daerah ini. Kalau kalian tidak mau ikut denganku, ya sudah. Selamat jalan, aku pergi sendiri. Biar nanti aku sampai lebih dulu di tempat tujuan,” kata Beni sambil berlalu meninggalkan kelompoknya.
Siti, Lani, Udin, dan Dayu tercengang dengan sikap Beni. Mereka berusaha mencegah Beni. Namun terlambat, Beni sudah berlari dengan cepat.
Dengan sangat terpaksa, mereka melanjutkan perjalanan tanpa Beni. Sesampainya di pos, ternyata kelompok mereka nomor dua. Ada satu kelompok yang telah sampai lebih dulu di pos itu. Mereka kemudian teringat dengan Beni, Beni tidak ada di sana. Hingga semua kelompok berkumpul di pos tersebut, Beni tidak juga muncul.
Mereka kemudian merasa ketakutan, khawatir jika Beni tersesat di dalam hutan. Dayu melapor pada Pak Guru. Tak lama kemudian, Pak Guru meminta Lani, Siti, Udin, dan Dayu untuk ikut bersama tim mencari keberadaan Beni.
Sementara di tengah hutan, Beni bingung. Ia tiba-tiba lupa dengan jalan yang harus ia tempuh.
“Kenapa sepertinya aku hanya berputar-putar saja? Dari tadi sepertinya jalan yang aku lewati sama. Aku tersesat.... Coba tadi aku nurut sama mereka. Tapi kan gengsi, masak aku paling pintar harus nurut sama mereka yang kepintarannya di bawahku?” kata Beni.
Beni menyesal. Ternyata ia telah bersikap sombong. Kesombongan yang akhirnya justru mencelakakan dirinya sendiri.
Setelah beberapa lama, akhirnya Beni dapat ditemukan. Hari sudah petang. Mereka kemudian bersama-sama menuju pos.
“Teman-teman, aku minta maaf ya…. Karena kesombonganku, kalian jadi repot harus mencariku,” kata Beni kepada teman-temannya dengan menyesal.
“Tidak apa-apa. Lain kali, kita harus kompak dan bersatu. Kamu memang pintar, Beni, tapi kesombonganmu harus dihilangkan,” kata Udin.
Baca juga: Kunci Jawaban Wirausaha Buku Tematik Kelas 6 Tema 5 Soal Halaman 120 122 123 124 126 129
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 8 Subtema 4 Pembelajaran 2 Halaman 173 Sampai 178
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 163 165 166 167 168 169 171 172 Subtema 3 Pembelajaran 5
Ayo Berlatih
Setelah kalian membaca cerita "Kesombongan Membawa Bencana" tersebut, sikap seperti yang Beni lakukan sudah selayaknya tidak kita tiru. Sikap sombong seperti yang telah dilakukan Beni bisa menjadikan penyebab timbulnya perpecahan persatuan dan kesatuan. Demikian halnya dengan para pemimpin bangsa kita terdahulu pun sangat menjaga agar rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tidak terpecah-pecah.
Sekarang, cobalah kalian sebutkan tentang usaha-usaha yang dilakukan oleh pemimpin bangsa kita dalam membina suatu persatuan dan kesatuan bangsa sehingga tercipta suatu kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa. Tuliskanlah ceritamu pada buku tugas, kemudian kumpulkan kepada Bapak atau Ibu Guru untuk dinilai
Jawaban:
Usaha-usaha yang dilakukan pemimpin bangsa dalam membina suatu persatuan dan kesatuan bangsa :
- Pemerintah mengadakan festival budaya dan mengadakan peringatan-peringatan hari-hari besar nasional dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan
- Pemerintah dapat menjalankan pemerintahan secara adil dan terbuka
- Pemerintah mengadakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Mampu menciptakan kebebasan untuk memeluk agama dan bebas beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing
- Membina sikap-sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 1, 4, 7, 8, 9, 10, 11, 12 Energi Air & Listrik
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 144 145 146 147 148 Nilai Kebangsaan dan Cinta Tanah Air
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 92 93 94 95 96 97 Pembelajaran 2 Subtema 3
Ayo Renungkan
Apa saja yang sudah kamu pelajari hari ini? Apakah ada hal yang belum kamu pelajari? Apa manfaat pembelajaran hari ini untuk kamu? Tuliskan pada kolom berikut.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Perhatikan saat orang tuamu membeli baju, tas, sandal ataupun sepatu, baik untuk mereka sendiri ataupun untuk dirimu. Di mana mereka sering membelinya? Apakah produk yang mereka pilih merupakan produk dalam negeri atau produk impor? Diskusikan dengan orang tuamu tentang dampak memilih produk dalam negeri dan produk impor. Tuliskan hasil diskusi pada kolom berikut.
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 Tema 5 Soal Halaman 168 169 170 171 172
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 SD Halaman 24 25 26 27 28 Subtema 1 Adaptasi Makhluk Hidup
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Hal 146 148 149 150, Kelestarian Sumber Daya Alam
*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya sebagai panduan bagi orang tua.
Tribunnews.com tidak bertanggung jawab atas kesalahan jawaban.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 5 SD Halaman 152 153 155 157 161 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 4.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kuncijawaban-tema-9-kelas-5-halaman-152-153-155-157-161-subtema-3-pembelajaran-4.jpg)