Breaking News:

Berita Kendal

BPS Kendal Ajak Masyarakat Survei Dampak Pandemi Covid-19, Seperti Apa Kondisi Darurat Masa PPKM?

BPS Kendal mengajak masyarakat Kendal untuk melakukan survei dampak pandemi Covid-19. Survei dilakukan secara online mulai 13 - 20 Juli 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Kepala BPS Kendal, Ummi Hastuti 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal mengajak masyarakat Kendal untuk melakukan survei dampak pandemi Covid-19.

Survei dilakukan secara online mulai 13 - 20 Juli 2021.

Dengan tujuan, untuk menghasilkan data spesifik tentang dampak yang dirasakan masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Kepala BPS Kendal, Ummi Hastuti mengatakan, setiap warga cukup meluangkan waktu 10 menit untuk menjawab beberapa pertanyaan melalui tautan https://survey.bps.go.id/open/covid

Survei ini bisa diikuti semua warga tanpa terkecuali dengan usia 17 ke atas.

Baca juga: Yulaikah Mempertanyakan Keberadaan PPPK untuk Entaskan Guru Honorer, Kenapa Dipersulit Mendaftar?

Baca juga: Karena PPKM, Masjid Agung Kabupaten Tegal Meniadakan Salat Iduladha 1442 H

Baca juga: Sempat Bermalam di Ruang Tahanan, Kades Jenar Sragen Akhirnya Kembali Minta Maaf

Mulai dari pejabat pemerintahan, aparatur sipil negara (ASN), camat, kades, pengusaha, karyawan, nelayan, petani, ibu rumah tangga, dan masyarakat umum.

"Survei ini untuk pendataan data statistik terkini yang akan menjadi informasi bagi pemerintah dalam membuat kebijakan terkait dampak pandemi Covid-9," terangnya, Minggu (18/7/2021).

Lebih lanjut, survei yang juga bertujuan untuk merespons secara cepat kondisi darurat selama masa PPKM ini dilakukan serentak secara nasional. 

Beberapa pertanyaan yang disuguhkan seputar perilaku masyarakat dalam menyikapi situasi pandemi Covid-19.

Seperti contoh, penilaian perilaku masyarakat sekitar dalam menjaga protokol kesehatan, kepatuhan melakukan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun, upaya menjaga imunitas tubuh, aktivitas selama PPKM darurat, dan kendala dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menyikapi pelayanan kesehatan yang ada, efektivitas satgas penanganan Covid-19 tingkat desa dan RT RW, penerapan kebijakan pembelajaran daring, pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan di tempat ibadah, operasional pusat perbelanjaan, hingga vaksinasi. 

Masyarakat juga diminta untuk memberikan pesan dan kesan selama beraktivitas di rumah yang berdampak pada roda ekonomi keluarga. 

Baca juga: Not Angka Blend S Opening Bon Appetit

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 SD Halaman 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Nilai-nilai Pancasila

Baca juga: Intan RJ Trauma Dengar Suara Ambulans Pasca Meninggalnya Suami, Tutup Telinga di Perjalanan

Survei tersebut juga bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh upaya masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. 

"Kerahasiaan jawaban akan tetap terjaga. Hasil survei dapat memberikan informasi penting bagi pemerintah dalam menangani dampak Covid-19 yang akan dituangkan dalam analisis tentang bagaimana perilaku masyarakat di masa pandemi ini," tuturnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved