Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Penyebar Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat di Jawa Tengah Diburu Polisi

Menuru Iqbal, pihaknya kini memburu pelaku pembuat maupun penyebar hoaks tersebut.

Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kemacetan panjang terjadi di ruas jalan nasional di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, Selasa (13/7/2021). Kondisi tersebut terjadi dalam dua hari terakhir dampak penutupan jalan PPKM Darurat Jawa- Bali.  

TRIBUNJATENG.COM - Polisi menyatakan, Seruan aksi penolakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Banyumas, Tegal kota dan Kabupaten/Kota Pekalongan, Jawa Tengah, merupakan berita bohong alias hoaks. 

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iqbal Alqudusy.

Menuru Iqbal, pihaknya kini memburu pelaku pembuat maupun penyebar hoaks tersebut.

Baca juga: Kena Penyekatan PPKM Darurat, Desy Ratnasari Tak Mengaku sebagai Anggota DPR

"Polisi masih menyelidiki siapakah pembuat pertama pesan hoaks ini.

Di tengah kondisi penyebaran covid -19 diindikasikan dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab  memanfaatkannya dalam situasi seperti ini," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy dalam keterangannya, Senin (19/7/21).

Iqbal memastikan pihaknya akan mengungkap pelaku penyebar informasi hoaks tersebut.

Terlebih kabar yang beredar itu telah meresahkan warga

"Kita akan tindak tegas penyebar informasi hoaks ini, dan akan kita selidiki.

Karena, hal ini membuat resah masyarakat," terang Iqbal.

Iqbal memastikan pihaknya telah memeriksa informasi seruan penolakan PPKM Darurat kepada berbagai pihak terkait.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved