Breaking News:

Berita Jawa Tengah

3 Pelaku Panyebaran Hoaks Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat Ditangkap, Ini Motifnya

Polisi menangkap tiga orang yang diduga menyebarkan kabar bohong alias hoaks soal seruan aksi penolakan PPKM Darurat di Jawa Tengah.

Editor: M Syofri Kurniawan
ISTIMEWA/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi HOAKS. 

TRIBUNJATENG.COM - Polisi menangkap tiga orang yang diduga menyebarkan kabar bohong alias hoaks soal seruan aksi penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Tengah.

Tiga orang yang diamankan aparat Polda Jateng adalah FS (27), C (46), dan S alias D (34).

Mereka diduga menyerukan aksi penolakan PPKM Darurat di media sosial berbagai platform.

Baca juga: Sejarah saat Presiden Soekarno Menangis, Harus Tandatangani Surat Hukuman Mati untuk Sahabatnya

"Polresta Banyumas telah menindaklanjuti berita hoaks dan telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy kepada wartawan, Selasa (20/7/2021).

Adapun seruan aksi yang dipersoalkan oleh pihak kepolisian berbunyi 'ALIANSI MASYARAKAT BANYUMAS Bersama KBPPB (Keluarga Besar Pedagang Pasar Banyumas) BERGERAK MENUNTUT KEADILAN PERIHAL PPKM!!! SENIN, 19 JULI 2021 TITIK JUANGPENDOPO BUPATI BANYUMAS JAM 13.00 SAMPAI DENGAN TUNTUTAN DIPENUHI!!! KESEJAHTERAAN RAKYAT ADALAH TANGGUNG JAWAB NEGARA!!!'.

Dari hasil pemeriksaan, postingan itu diunggah para pelaku di Grup Facebook.

Menurut Iqbal, motif pelaku menyebarkan informasi itu karena kesal dengan adanya PPKM Darurat Jawa-Bali. 

Ia menuturkan pelaku mengaku kesal lantaran tempat kerjanya harus ditutup selama PPKM Darurat.

"Yang mana bersangkutan tidak dapat bekerja karena tempat kerjanya ditutup yang kemudian diketahui olenya PPKM darurat Jawa-Bali akan diperpanjang.

Tujuan dari memposting adalah untuk melakukan ajakan terhadap anggota Grup Family dan Informasi wilayah Cilongok untuk menyuarakan sesuai dengan tulisan yang diposting pada hari Senin, 19 Juli 2021, jam 13.00," tukasnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangka telah melanggar Pasal 14 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 15 Undang-Undang  RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penyebar Hoax Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat Ditangkap, Terungkap Alasan Melakukan Aksi Itu

Baca juga: Dokter Hamil 7 Bulan Meninggal karena Covid-19, Sempat Sesak Napas tapi Tak Ada Ventilator

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved