Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

BERITA LENGKAP : Kades Jenar Sragen Berulah Berujung Buat Video Minta Maaf Kedua Kalinya

Hanya dalam tempo sepekan, Kepala Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Samto, harus membuat video permintaan maaf untuk kali kedua.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kepala Desa Jenar Sragen, Samto (tengah) didampingi Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dan Dandim 0725/ Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, ketika meminta maaf di Mapolres Sragen, Minggu (18/7/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN -– Hanya dalam tempo sepekan, Kepala Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Samto, harus membuat video permintaan maaf untuk kali kedua.

Samto adalah lurah yang menjadi viral, setelah memasang baliho berisi makian kepada pejabat.

Minggu (18/7) lalu, Samto minta maaf untuk kali kedua. Dia meminta maaf, dua hari setelah menghadiri hajatan warganya, Jumat (16/7) lalu.

Saat hajatan tersebut dibubarkan oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jenar, Samto mengamuk.

Dia bahkan membalikkan dua meja di tempat hajatan tersebut.

Keesokan harinya, Sabtu (17/7), Samto diundang Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi.

Pada Sabtu malam, Samto juga sempat bermalam di ruang tahanan Mapolres Sragen.

Kemudian, Minggu lalu, di Mapolres Sragen, Samto meminta maaf.

Dalam video permintaan maaf itu, dia didampingi Kapolres Sragen dan Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno.

“Saya Samto, selalu kepala Desa Jenar dengan kesadaran penuh dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Sragen.

"Beserta seluruh masyarakat Kabupaten Sragen atas segala tindakan, ucapan dan sikap saya selama ini yang cenderung tidak mendukung kebijakan pemerintah dan membuat keresahan di tengah masyarakat," ucap Samto.

Pada video permintaan maaf itu, Samto juga menyadari dan percaya sepenuhnya bahwa Covid-19 itu benar-benar ada dan sangat berbahaya sehingga harus diperangi bersama.

Sementara itu, Kapolres bersama Dandim memutuskan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Kapolres mengatakan ada beberapa faktor permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolres mengatakan saat ini kondisi Samto dalam kurang baik yakni mengalami stroke.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved