Breaking News:

Ibadah Haji 2021

Cerita Dubes Agus Maftuh Kembalikan Jatah Haji dari Saudi: Yang Dilayani Tidak Ada, Tak Elok

Kerajaan Arab Saudi tahun ini kembali memberi pembatasan jumlah kuota jemaah haji seluruh dunia karena adanya pandemi covid-19 yang belum mereda.

Editor: m nur huda
Facebook/Agus Maftuh Abegebriel
Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel saat berada di kawasan Jabal Rahmah, 1 Juli 2021, yang biasanya menjadi tempat wukuf dalam rangkaian ibadah haji. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi tahun ini kembali memberi pembatasan jumlah kuota jemaah haji seluruh dunia karena adanya pandemi covid-19 yang belum mereda.

Kerajaan Arab Saudi (KSA) tahun ini hanya mengizinkan sekitar 60.000 jamaah yang dapat melaksanakan ibadah haji di Mekkah.

Dari jumlah itu, 327 orang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang selama ini tinggal di Arab Saudi.

Tangis dan air mata jamaah dari berbagai dunia--termasuk jamaah haji asal Indonesia yang sudah menetap di sana--menetes saat puncak pelaksanaan ibadah haji di Padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi, pada Senin (19/7/2021).

Foto-foto yang dibagikan BBC, AP, dan Reuters terlihat jamaah haji dari seluruh dunia meneteskan air mata saat khusyuk berdoa.

Mereka tak kuasa menahan tangis haru menjalankan kewajiban rukun Islam kelima saat pandemi Corona masih melanda hampir seluruh belahan dunia.

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengaku mendapatkan jatah kuota untuk berhaji yang diberikan Pemerintah Saudi bagi KBRI maupun KJRI.

Namun, ia enggan menggunakan kesempatan itu. Pasalnya, 231.000 WNI calon jamaah haji dari Indonesia yang batal berangkat haji di penyelenggaraan haji 1442H/2021 M ini.

Sebagai pelayan bagi jamaah haji, menurut Agus, tak elok baginya jika ia turut berhaji sementara banyak calon jamaah haji di Tanah Air yang sudah menunggu lama kesempatan berhaji namun harus kembali tertunda.

Dengan pertimbangan tersebut, Dubes RI memilih untuk tidak berhaji dan mengembalikan jatah tersebut pada Pemerintah Saudi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved