Berita Cilacap
Diguyur Hujan Deras, Banjir Genangi Jeruklegi Cilacap, Dua Ruas Jalan Nasional Lumpuh
Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilacap sejak dini hari pukul 02.00 WIB, menyebabkan banjir di dua Kecamatan, yaitu Jeruklegi dan Kawunganten
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilacap sejak dini hari pukul 02.00 WIB, menyebabkan banjir di dua Kecamatan, yaitu Jeruklegi dan Kawunganten, Rabu (21/7/2021).
Bahkan banjir menutup akses jalan nasional Wangon - Cilacap dan Sidareja - Cilacap sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.
Kepala Seksi Pencegehaan Bencana BPBD Cilacap, Gatot Arif Widodo mengatakan ada tiga titik utama kemacetan akibat banjir.
Baca juga: PPKM Darurat, Perwira Pertamina Cilacap Bagikan 1.442 Paket Sembako
Baca juga: 13 Rumah Sakit di Cilacap Sepakat Tambah Kapasitas BOR, Total Ada 150 Tempat Tidur
Baca juga: Bupati Tatto Ingatkan Kembali Warga Cilacap Pentingnya Vaksinasi Covid-19 dan Prokes
Titik kemacetan pertama berada di Desa Cilibang, Jalan Wangon - Cilacap.
Kemudian titik kedua adalah di ruas jalan nasional Sidareja Cilacap, tepatnya berada di pertigaan Jeruklegi, Desa Jeruklegi kulon.
Dan satu lagi berada di Kecamatan Kawunganten, masuk Desa Kalijeruk.
Di Kecamatan Jeruklegi sendiri, desa-desa yang terdampak banjir antara lain, Desa Cilibang, Jeruklegi Kulon, Jeruklegi Wetan, Desa Brebek dan sebagian desa di Desa Jambusari.
Kemudian di Kecamatan Kawunganten, yaitu di Desa Kawunganten.
Data sementara BPBD Cilacap, terdapat 200 rumah di Kecamatan Jeruklegi yang terendam banjir dengan ketinggian 20-50 cm.
Sementara di Kecamatan Kawunganten kurang lebih ada 120 rumah yang terendam banjir dengan tinggi 20-40 cm.
Banjir disebabkan karena sejumlah sungai di wilayah Kecamatan Jeruklegi meluap.
Sehingga, Rabu pukul 05.00 WIB - sampai dengan saat ini kendaraan masih belum bisa melalui jalan.
"Saat ini tidak ada yang di evakuasi, dan tidak ada yang mengungsi, karena tidak mengkhawatirkan tinggi air hanya 20-40 cm," katanya.
Hujan deras terjadi sejak pukul 02.00 WIB, terutama di wilayah Hulu yaitu Kecamatan Jatilawang - Wangon, Kabupaten Banyumas dan hujan deras sampai pukul 05.00 WIB.
Baca juga: Alasan Sapi Grandong Milik Irfan Hakim Trending Youtube, Atta Halilintar yang Mau Beli pun Ditolak
Baca juga: Ini 4 Kekuatan Besar Kandidat Juara Liga Inggris, Bagaimana dengan Tim Jagoanmu?
Baca juga: Anies Baswedan Minta Pengurus Masjid di Jakarta Sadar, Rumah Sakit Sudah Penuh
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang ingin menuju ke Cilacap diminta untuk melintas melalui jalan alternatif melalui Jatilawang- Cilacap via Rawalo.
Salah satu warga Jeruklegi, Reny mengatakan, banjir ini terjadi akibat meluapnya Sungai Jambu yang berada di sekitar ruas jalan Wangon – Cilacap.
Bahkan hujan baru reda, Rabu pukul 09.30 WIB.
"Hujannya sangat deras dan baru berhenti tadi jam 10.00 WIB.
Pas Pertigaan Lampu Merah disitu juga banjir," katanya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/banjir-jeruk-legi-cilacap.jpg)