Breaking News:

Berita Internasional

Sejarah Ligamen Perak di Batu Hajar Aswad Mekah: Batu Hitam Dipukul dan Dihancurkan Berkeping-keping

Batu Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diletakkan dalam bingkai perak berbentuk oval di sudut tenggara Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi.

Editor: galih permadi
TWITTER
Mbah Moen cium Hajar Aswad di mekkah 

TRIBUNJATENG.COM, MEKKAH - Batu Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diletakkan dalam bingkai perak berbentuk oval di sudut tenggara Ka'bah, Masjidil Haram, Arab Saudi.

Letaknya berdiri sekitar 1,5 meter di atas tanah.

Hanya delapan keping Hajar Aswad yang bisa dilihat, dan yang terbesar seukuran buah kurma.

Dilansir ArabNews, Rabu (21/7/2021), selebihnya berada di dalam struktur Ka'bah.

Batu itu dihormati oleh umat Islam sebagai peninggalan Islam yang berasal dari zaman Nabi Adam dan Siti Hawa.

Batu itu jatuh dari surga untuk membimbing Adam dan Hawa membangun sebuah mezbah yang menjadi bait suci pertama di muka Bumi.

Hajar Aswad memiliki arti penting bagi umat Islam.

Seperti yang disaksikan oleh Nabi Muhammad, lima tahun sebelum kenabiannya.

Muslim tidak menyembah Batu Hajar Aswad, tetapi mengangkat tangan ke arahnya sambil mengulangi takbir, Allahhu Akbar selama tawaf.

Jamaah haji juga berusaha menyentuh atau menciumnya, jika bisa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved