Serie A Liga Italia
Selain Maldini, Sosok Ini Jadi Kunci AC Milan Sukses Rekrut Talenta Muda Berbakat di Bursa Transfer
Selain Maldini, Sosok Ini Jadi Kunci AC Milan Sukses Rekrut Talenta Muda Berbakat di Bursa Transfer
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Tetapi siapa Ricky Massara?
Pria asal Turin ini memang nyaris tak terlihat, seperti bayangan dari Maldini.
Massara juga pernah menjadi pemain, posisinya penyerang, ia merupakan jebolan akademi Torino, namun gagal mendapatkan tempat di tim utama.
Lalu, kemudian ia berkarir di tim-tim gurem seperti Pavia, Pescara, Palermo hingga Arezzo.
Ia kemudian memutuskan pensiun pada 2006, dan memulai karirnya sebagai pelatih.
Hingga pada 2008, ia ditawari bekerja di bidang administratif tim, atasannya? Walter Sabatini.
Sabatini adalah pria yang sangat jeli, di posisinya sebagai direktur teknik, ia sangat teliti untuk mendatangkan pemain atau bahkan jajaran direksi.
Dan bakat Massara diendus Sabatini, ia kemudian mengangkatnya sebagai asistennya pada 2009.
Ketika Sabatini hengkang dari Palermo ke AS Roma pada 2011, Massara mengikutinya dan sembari belajar menjadi direktur olahraga dan mengambil lisensi di FIGC.
5 tahun bersama Sabatini, Massara dipromosikan menjadi direktur olahraga AS Roma, menggantikan Sabatini yang memilih hengkang ke Inter Milan.
Namun, di akhir musim, Massara mengikuti Sabatini hengkang ke Inter Milan, namun kembali di Maret 2018 ke AS Roma.
Sebagai Sekjen Klub, pengaruh Massara lebih besar.
Ia turut berperan dalam mendatangkan Alisson, Mohamed Salah dan juga Emerson ke AS Roma.
Massara juga berperan besar atas konsistensi AS Roma masuk ke Liga Champions dalam 5 musim terakhir.
AS Roma sejatinya tidak ingin memecat Massara pada 2019, tapi pengeluaran untuk gaji tim sangat besar, dan Massari dianggap sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/paolo-maldini-jadi-kunci-rossoneri-kalahkan-juventus-untuk-merekrut-bek-kiri-17-tahun.jpg)