Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Olimpiade Tokyo 2021

Ingin Kerja di Jepang, Atlet Angkat Besi Uganda di Olimpiade Tokyo 2021 Kabur

Julius Ssekitoleko (20), seorang atlet asal Uganda yang sedang menjalani pemusatan latihan di Izumisano, Osaka untuk mengikuti olimpiade, kabur.

Tribunnews.com/Istimewa
Dua dari 9 anggota tim Olimpiade Uganda terinfeksi virus corona. Sementara 7 lainnya berpose bersama di Osaka. (Foto MBS) 

TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Julius Ssekitoleko (20), atlet angkat besi Uganda untuk Olimpiade Tokyo 2021, kabur sejak jam 6 pagi waktu Jepang tanggal 16 Juli.

Ssekitoleko akhirnya ditemukan empat hari kemudian atau tepatnya pada 20 Juli.

Kaburnya Julius Ssekitoleko ternyata memiliki pola yang sama dengan para overstayer asing lainnya yang masuk ke Jepang.

Baca juga: Ini Dia Herlin Kenza, Selebgram Aceh yang Viral karena Sebabkan Kerumunan, Selalu Dikawal 9 Orang

"Julius sudah ditahan dan tampaknya segera dipulangkan ke Uganda.

Masih koordinasi dengan kedutaan Uganda di Tokyo.

Namun terpenting kita melihat pola kaburnya sama seperti para overstayer asing yang ada di Jepang," papar sumber Tribunnews, Rabu (21/7/2021).

Menurut polisi prefektur, Ssekitoleko telah menghilang sejak tanggal 16 Juli dan ada saksi melihatnya sedang membeli tiket Shinkansen dari Shin-Osaka ke Nagoya secara tunai di Stasiun JR Kumatori, yang paling dekat dengan hotel tempatnya menginap.

Di Kota Nagoya, Ssekitoleko bergabung dengan seorang pria Uganda kenalannya dan dengan mobil mereka pindah ke Prefektur Gifu.

Polisi Prefektur Aichi melihat pertemuan keduanya dari gambar kamera keamanan (CCTV).

Kemudian polisi mencari keberadaan keduanya, pada tengah malam tanggal 19 Juli, mungkin saja Setitreco berada di rumah seorang pria di Gifu.

Ternyata dia telah kabur dari tempat itu.

Julius Ssekitoleko (20), atlet Uganda yang kabur dari asrama atlet karena berniat hendak kerja di Jepang.
Julius Ssekitoleko (20), atlet Uganda yang kabur dari asrama atlet karena berniat hendak kerja di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Pada tanggal 20 Juli jam 08.00 pagi, Polisi gabungan yaitu polisi Prefektur Osaka, Polisi Prefektur Aichi, dan Polisi Prefektur Gifu bersama-sama mengunjungi rumah seorang pria di Prefektur Gifu.

Pria itu menjelaskan bahwa dia mengirim Ssekitoleko ke rumah kenalan lain di Mie.

Setelah itu, Polisi Prefektur Mie dan Polisi Prefektur Osaka pergi ke rumah seorang kenalan dan menemukan Ssekitoleko menginap di rumah orang tersebut.

Ssekitoleko tidak melawan saat ditangkap petugas kepolisian 20 Juli siang sekitar jam 15.00.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved